Bingka Tumis, Kue Khas Haur Gading HSU dengan Cita Rasa Manis

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Amuntai- Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) miliki kue tradisional yang disebut sebagai Bingka Tumis, tentunya makanan ini mempunyai cita rasa yang beda.

Bingka tumis adalah kue tradisional khas Kecamatan Haur Gading Kabupaten HSU, yang merupakan kue basah berbahan dasar tepung, santan, gula merah, dan sangraian kelapa.

Jajanan manis dan gurih ini selalu hadir untuk mengisi aneka jualan makanan di pasar pada hari biasa maupun saat bulan Suci Ramadhan.

Berbeda dengan Bingka lainnya, bingka tumis memiliki tekstur yang lembut serta rasanya yang didominasi manis dan gurih dari parutan kelapa yang digoreng atau disangrai. Membuat kue ini menjadi sajian buka puasa yang pas dan banyak dicari masyarakat saat memilih menu untuk disantap bersama keluarga ataupun disantap saat berbuka puasa.

BACA JUGA:  Hj Siti Wasilah dan Chef Agus Edukasi Warga Soal Bisnis Kuliner Khas Banjar

Salah satu pembuat bingka tumis, warga Desa Keramat RT.01 Kecamatan Haur Gading, Nailah mengatakan, untuk pembuatan dirinya harus menyiapkan beberapa bahan yaitu gula merah, gula putih, tepung beras, santan, telur dan parutan kelapa yang sudah digoreng atau disangrai.

Ia menjelaskan pembuatan dengan cara gula merah dan gula putih dicampur bersama telur lalu dikocok hingga merata, ditambahkan tepung dan santan secukupnya dan akan diberikan parutan kelapa yang sudah digoreng atau disangrai.

Sedangkan untuk proses pemasakannya dirinya masih menggunakan tungku dan kayu sebagai bahan bakar, agar tercipta aroma yang khas.

“Kita masak 30 menit sambil dikipas, ditungku dengan bara sebagai bahan bakarnya, setelah nya baru diangkat dan didinginkan, baru hias atasnya dengan bawang goreng serta sayatan cabe,” ujar Nailah.

BACA JUGA:  10 Tempat Wisata Banjarmasin yang Murah

Ia juga mengatakkan, untuk pembuatan setiap harinya bisa membuat 20 loyang bingka tumis hingga lebih menyesuaikan dengan pesanan yang ada.

“Alhamdulillah dari 2005 saya membuat bingka tumis, pesanan selalu ada dari hari ke hari, tentunya juga pada saat bulan ramadhan untuk pesanan cukup banyak, namun kita batasi pembuatan bingka tumis hanya 40 loyang setiap harinya untuk bulan ramadhan,” ucapnya.

Adapun harga setiap loyang bingka tumis dimulai dari 35 ribu untuk ukuran kecil, 45 ribu untuk ukuran sedang dan 65 ribu untuk ukuran yang besar.

Reporter: Dharma
Editor: Aditya

L

Pos terkait