Kepala BNPT Komjen Boy Rafly: FKPT Pejuang Antiradikalisme Intoleran

Sebab ujarnya, itulah yang senantiasa mewarnai nilai-nilai asing yang tidak sesuai dengan jatidiri bangsa ini. Karena sejatinya bangsa ini bangsa toleran, menghargai perbedaan, menghargai kemajemukan, damai, yang hari ini agak sedikit terganggu dengan adanya nilai asing yang menyebarkan faham radikal intoleran.

Hal ini terjadi, katanya, karena adanya popaganda Al-Qaeda, propaganda ISIS, mereka mencari pengikut dan tentunya mereka adalah bagian dari saudara kita yang harus diselamatkan.

Menurut doktor jebolan UNPAD ini, kegiatan terorisme itu antara lain memanipulasi agama. Meski banyak kepentingan lain dalam aksi tersebut.

“Kita harus mencegah sistem nilai kaum radikal intoleran karena bertentangan dengan dasar negara,” tegasnya.

Menurutnya, kalau radikal itu aslinya baik. “Kita memperjuangkan Pancasila itu juga harus radikal. Berpikir kritis, radikal itu keharusan. Namun kalau radikal intoleran, radikal terorisme itu tidak boleh apalagi dilakukan di ruang publik,” tandasnya.

Pos terkait