“Kami sebagai Bank Pembangunan Daerah, akan turut serta membantu para korban banjir bersama dengan pemerintah daerah setempat. Melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) dan UPZ (Unit Pengumpul Zakat), Bank Kalsel telah menyalurkan berbagai bantuan, baik dalam bentuk dana, makanan, maupun bahan pokok untuk keperluan dapur umum ataupun juga disalurkan kepada posko di beberapa daerah terdampak banjir. Kami berharap kita semua saling bahu membahu dalam penanganan bencana maupun pada proses recovery,” tutur Agus.
Hingga saat ini, melalui CSR, Bank Kalsel telah mengucurkan dana bantuan sebesar Rp175 Juta yang disalurkan oleh kantor cabang Bank Kalsel setempat melalui masing-masing pemerintah daerah.
Selanjutnya, dana disalurkan kepada masyarakat terdampak di wilayah tersebut. Sedangkan, melalui program UPZ, Bank Kalsel telah mengucurkan dana lebih dari Rp 416 juta kepada wilayah-wilayah terdampak, baik dalam bentuk makanan, bahan pokok maupun dana tunai.
Dana yang disalurkan UPZ Bank Kalsel merupakan gabungan dari donasi masyarakat melalui mobile banking Bank Kalsel, serta melalui infaq, sedekah dan gaji pegawai Bank Kalsel.
“Alhamdulillah, Bank Kalsel telah mengucurkan lebih dari Rp500 Juta untuk Bencana Banjir Kalsel, baik melalui program CSR maupun UPZ. Semoga bantuan ini dapat membantu atau setidaknya meringankan beban masyarakat terdampak Banjir Kalsel,” harap Agus.
Tidak hanya masyarakat umum, Banjir Kalsel turut memberikan dampak pada insan Bank Kalsel (Kalselennials). Untuk itu, manajemen melalui Yayasan Dana Kesejahteraan (Dakes) Bank Kalsel memberikan bantuan kepada Kalselennials yang terdampak.



















