Dalam kesempatan itu, pria yang sebentar lagi memasuki masa purna tugas ini berpesan agar seluruh peserta dalam Bimtek tersebut lebih inovatif dan kreatif dalam merencanakan dan melaksanakan pengelolaan keuangan daerah. “Kalau perencanaan itu harus berorientasi pada kebutuhan. Jadi program kegiatan jangan selalu sama setiap tahunnya. Ingat, bahasa kita butuh apa, berbeda dengan kita ingin apa. Itu kuncinya bagi perencana dan PPTK,” ucapnya.
Dalam hal pengelolaan anggaran, katanya lagi, anggaran yang tersedia di Daftar Pengelolaan Anggaran (DPA) bukan untuk dihabiskan semua. Untuk itulah, dalam hal pengelolaannya diperlukan taktik dan strategi, sehingga anggaran yang tersedia tidak tersedot habis semua,” katanya.

Kepada pejabat eselon 3, ia berharap dalam melaksanakan tugas bisa lebih memahami dan memberikan bimbingan kepada bawahan, terutama dalam hal pelaksanaan dan pengambilan keputusan sebuah kegiatan. “Semua eselon tiga nantikan naik jadi Kadis, nanti mereka akan mengetahui bagaimana membuat taktik strategi atau rambu rambu dalam melaksanakan sebuah kegiatan,” pungkasnya.
Penulis : Ahmad Yan



















