Kepala Bappenas Sampaikan Capaian Papua dalam SDGs, meningkat

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Jakarta- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengikuti Rapat Koordinasi dengan Menko Polhukam mengenai Otonomi Khusus Provinsi Papua yang berlangsung di Kantor Kemendagri, Jakarta, pada Jumat, 6 November 2020. Dalam rapat ini terdapat pembahasan revisi UU Nomor 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua.

Presiden Joko Widodo telah berkomitmen untuk terus membangun Papua sehingga Papua dapat lebih sejahtera. Bukti komitmen ini tertuang dalam Inpres Nomor 9 Tahun 2020 tentang percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat. Kehadiran Inpres No. 9/2020 diharapkan dapat mewujudkan terobosan dan lompatan pembangunan melalui transformasi ekonomi berbasis wilayah adat dari hilir ke hulu; kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana; SDM unggul, inovatif berkarakter dan kontekstual Papua; Infrastruktur dasar dan ekonomi; tata kelola pemerintahan dan keamanan dnegan tetap menghormati HAM.

BACA JUGA:  Harga Emas Naik Jadi Rp 944 Ribu per Gram

Sejalan dengan arahan tersebut, Menteri PPN menyampaikan beberapa strategi yang perlu dijalankan sebagai pendekatan dalam mengelola Papua. Pendekatan tersebut mencakup pendekatan pada percepatan kesejahteraan, pendekatan politik dan kelembagaan, pendekatan dialog kultural, pendekatan komunikasi dan diplomasi.

Sejauh ini dalam tolak ukur capaian SDGs, Papua dan Papua Barat memiliki presentasi perubahan yang lebih baik. Dari segi pilar sosial Persentase penduduk miskin di Provinsi Papua dan Papua Barat terus menurun, walaupun angkanya masih lebih tinggi dibanding capaian nasional.

Pos terkait