Menkeu Harapkan Pelaporan Keuangan Akuntabel

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Pelaihari- Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah telah menganggarkan dana Rp 695,2 triliun untuk Covid-19 dan dampaknya. Pihaknya berharap pemerintah tetap harus memastikan pelaporan keuangannya akuntabel walaupun penganggaran penanganan Covid-19 didesain dalam situasi yang mendesak dan memaksa. ( 23/09 )

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan video conference (vidcon) Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020 yang diikuti oleh Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta di Ruang Rapat Barakat, pada Selasa (22/9/2020).

Rekernas yang mengusung tema “Tantangan Akuntabilitas Keuangan Negara dalam Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional” dibuka secara langsung oleh Menkeu Sri Mulyani.

BACA JUGA:  Menakar Plus Minus Kenaikan Tarif Cukai Rokok

Menkeu meminta para pejabat agar dapat menyusun laporan keuangan pemerintah tahun 2020 tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas meskipun adanya pandemi Covid-19.

“Saya tetap berharap seluruh kementerian/lembaga tidak mengabaikan prinsip transparansi dan akuntabilitas, prinsip tata kelola yang baik, serta prinsip bahwa suatu saat kita bertanggung jawab terhadap setiap rupiah yang ada didalam pengelolaan keuangan negara bagi kepentingan dan manfaat masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini pemerintah juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada kementerian negara/lembaga dan pemerintah daerah yang laporan keuangannya memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), serta kepada kementerian negara/lembaga dengan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) terbaik.

Pos terkait