Ibnu Sina Tarik Kebijakan Pemakaian Minimum 10 Kubik PDAM Bandarmasih

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Keputusan rapat jajaran PDAM Bandarmasih bersama Pemerintah Kota Banjarmasin telah menarik kebijakan dasar pemakaian minimum 10 kubik.

Menurut orang nomor satu Kota Banjarmasin H Ibnu Sina, kebijakan tersebut berlaku untuk semua kategori yang mana telah sepakat bahwa pemberlakuan tarif minimum pemakaian 10 kubik sudah dicabut

“Kebijakan itu jawaban terhadap informasi adanya keluhan beberapa warga Banjarmasin,” ujar Ibnu Sina, Rabu (16/9).

Ibnu berharap dengan keputusan yang diambil tersebut dapat mengurangi beban masyarakat. Orang nomor satu di Kota Seribu Sungai ini juga menegaskan, bahwa penarikan kebijakan tarif 10 kubik ini tidak akan mengganggu kinerja PDAM.

“Kebijakan ini akan berlaku setelah bulan September,” ucapnya.

BACA JUGA:  Bantu UMKM, Paman Birin Bangkitkan Kembali Ekonomi Kalsel

Adapun pembacaan meter bulan September sudah berjalan sehingga tidak bisa ditarik mundur lagi. “Berlaku untuk bulan Oktober dan dibayar bulan November nanti,” imbuhnya.

Sementara, Direktur Umum PDAM Bandarmasih Yudha Achmadi menegaskan tindakan penghapusan ini tidak mengurangi kinerja distribusi air minum.

“Dimulai kebijakan iuran air yang 50 persen tidak menganggu kita, karena bisa digunakan efesiensi anggaran,” pungkasnya.

Penulis : Aditya

Pos terkait