Terkait Parkir Bajuin, Kepala Dishub Tanah Laut Beri Klarifikasi

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Pelaihari- Kepala Dinas Perhubungan ( Dishub ) Kabupaten Tanah Laut, Gentry Yulianto berikan klarifikasi terkait biaya pengelolaan parkir di objek wisata air terjun Bajuin yang sempat beredar di media sosial. ( 11/8 )

Sebagaimana diketahui, di media sosial beredar informasi yang menyebutkan bahwa pengelola parkir di objek wisata air terjun Bajuin keberatan dengan pembayaran sebesar 4 juta rupiah setiap bulannya, sehingga menimbulkan berbagai macam komentar dari para netizen.

Gentry menjelaskan bahwa telah terjadi kesalahpahaman antara ketua pengelola parkir dengan petugas parkir dilapangan.

Uang yang disetorkan senilai 4 juta tersebut bukan uang pembayaran bulanan parkir ke Dinas Perhubungan, namun merupakan uang titipan untuk angsuran biaya kontrak pengelolaan parkir.

BACA JUGA:  Kodim 1001/Amuntai Menerima Kunjungan Tim Dalproggar Korem 101/Antasari

Sebelumnya telah terjadi kesepakatan antara pihak pengelola parkir dengan pihak Dishub, dari hasil pendapat parkir di objek wisata air terjun Bajuin, yakni 25 persen untuk kas daerah dan 75 persen untuk pihak pengelola selama 6 bulan.

Menurut pengakuan pihak pengelola, sejak ramai pengunjung, pendapatan parkir hari Sabtu dan Minggu mencapai 2,6 juta, apabila dibulatkan perbulan mencapai 10 juta lebih.
Dari situ diambil 25 persen untuk kas daerah, yakni 2,8 juta perbulan di kali 6 bulan dan berjumlah 16 juta.
” Pembayaran tidak dilakukan secara tunai semua tetapi bisa dibayar secara cicil sebelum masa kontrak habis 31 Desember 2020 ” jelas Gentry.

Ditambahkannya uang titipan atau cicilan untuk pembayaran kontrak parkir sebesar 4 juta sudah dikembalikan kepada pihak pengelola.

BACA JUGA:  Peduli Covid -19, PWI HSU Bagi Masker Gratis

Penulis : Tony Widodo

Pos terkait