Wartaniaga.com, Amuntai – Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya dengan pembentukan kampung tangguh.
Rapat Koordinasi Persiapan Kampung Tangguh Covid-19 Kabupaten Hulu Sungai Utara yang dilaksanakan di Mess Negara Dipa Amuntai, Selasa( 16/6). Bupati HSU H. Abdul Wahid HK meminta pada peserta Rakor agar mensosialisasikan kepatuhan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat dan berupaya bersama-sama menangani pandemi Covid-19.
Khususnya di desa yang akan dijadikan Kampung Tangguh ini akan jadi perhatian kita bersama baik aspek kesiapan masyarakat maupun sarana prasarana pendukung lainnya sehingga pembentukan kampung tangguh ini bisa turut berperan aktif dalam pencegahan penularan Covid-19.
Wahid mengatakan selama ini berbagai langkah telah dilakukan oleh pemerintah bekerjasama dengan seluruh instansi yang terlibat dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 di HSU.
Diantaranya adalah operasi penegakan disiplin masker yang rutin dilaksanakan di 5 titik keramaian yang ada di kota Amuntai.
Selain itu protokol kesehatan di tempat ibadah juga terus digalakkan, seperti membawa masker dan sejadah masing-masing, pihak mesjid menyediakan tempat cuci tangan untuk jama’ah, memberi tanda pembatas jarak antar shaf dan menghindari kerumunan yang tidak penting.
Bukan itu saja, pihak pengelola mesjid diminta untuk mensosialisasikan atau memberikan pengumuman kepada jama’ah tentang protokol kesehatan di tempat ibadah ini, terlebih lagi pada saat ingin melaksanakan ibadah yang mengundang jumlah massa yang besar seperti sholat Jum’at.
Sementara itu, untuk tempat karantina juga telah disiapkan seperti di SMA 1, di Stadion Karias, dan Puskesmas Haur Gading yang baru.




















