Wartaniaga.com, Amuntai-Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid HK menyampaikan perkembangan penyebaran Covid-19 di HSU melalui dialog interaktif yang disiarkan langsung melalui TV dan Channel Youtube Dinas Komunikasi dan Informatika, Jumat (29/5).
Bupati Wahid menjelaskan upaya-upaya yang telah dilakukan selama ini terkait pencegahan penyebaran Covid-19.
“Kami selaku Pemerintah Daerah dalam hal penanganan penyebaran covid 19 ini rasanya cukup maksimal. Begitu juga sinergitas dengan aparat, baik didesa maupun di perkotaan tetap terus dilaksanakan, namun tentunya itu masih ada permasalahan,” ungkap Wahid di awal penjelasannya.
Menurutnya, ada beberapa warga dengan berbagai macam alasan untuk tidak mengikuti anjuran pamerintah, seperti ketidaknyamanan menggunakan masker. Selain itu, adanya keterbiasaan bersosialisasi baik di warung atau tempat lainnya sehingga menimbulkan kumpulan massa.
“Hal inilah yang merupakan tugas kami selaku pemerintah daerah atau tim gugus tugas untuk menghimbau, mengawasi, bahkan menindak secara persuasif agar mengikuti anjuran tersebut. Selama ini alat atau fasilitas untuk mengikuti protokol kesehatan rasanya tidak kurang, masker selalu dibagikan secara gratis di titik-titik kumpul masyarakat, baik dari dana pemerintah ataupun bantuan dari pihak lain yang peduli bahkan dari dana desa,” jelasnya.
Selama ini, pemerintah menganggarkan dana baik dari APBD dan Kementerian untuk warga yang terdampak pandemi Covid-19 ini. Sementara untuk perkembangan jumlah yang terpapar Covid-19 di HSU, menurut Wahid, hingga hari ini positif 5 orang dengan rincian 1 meninggal dan 4 dalam perawatan.
“Dalam upaya mempersiapkan apabila terjadi hal-hal yang tak diinginkan terjadi, kami upayakan sepenuhnya untuk tindakan preventif, misalnya menyediakan tempat karantina dan termasuk anggarannya. Baru baru tadi kita melaksanakan rapid test sekitar dua ribu tujuh ratus lebih ASN, dan sekitar 10 % reaktif. Untuk yang reaktif kita tawarkan apakah melaksanakan karantina sendiri atau difasilitasi oleh pemda, namun yg terpenting harus tetap mengikuti protokol kesehatan,” papar Wahid.




















