Wartaniaga.Com,Jakarta- Wabah Covid-19 memang menjadi momok yang menakutkan untuk saat ini, namun nyatanya Indonesia masih memiliki beberapa masalah kesehatan yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Dengan kejadian wabah pandemi ini tentunya menjadi pecutan bagi negara untuk memperbaiki sistem kesehatannya.
Fokus penanganan kesehatan menjadi agenda yang akan didanai lewat APBN 2021. Setelah jaring pengaman sosial penanganan pandemi virus Covid-19, pemerintah akan melakukan reformasi sistem kesehatan. Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo menegaskan agar kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah melakukan realokasi dan refocusing anggaran untuk tiga prioritas utama yakni berfokus pada kesehatan masyarakat, mempersiapkan jaring pengaman sosial untuk masyarakat lapisan bawah, dan menjaga berlangsungnya dunia usaha khususnya UMKM.
“Kejadian pandemi Covid-19 ini menyadarkan kita semuanya, betapa pentingnya health security,” ujar Presiden Joko Widodo saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) tahun 2021 yang digelar secara virtual melalui telekonferensi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 30 April 2020.
Selain wabah Covid-19, Indonesia masih dihadapkan pada penyakit lain yang juga butuh penanganan serius. Misalnya, Indonesia memiliki beberapa penyakit menular berbahaya yang butuh penanganan khusus seperti Tuberculosis (TB), malaria, dan kusta, serta penyakit paru pneumonia yang menjadi penyakit bawaan untuk pasien Covid-19.
Tentunya pekerjaan rumah ini mau tak mau harus pula ditanggulangi agar jumlahnya bisa berkurang. Maka sesuai dengan arahan Presiden, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas akan menambahkan penguatan sektor kesehatan pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021.



















