Komitmen Bank Kalsel Menyediakan Kebutuhan Masyarakat Selama Lebaran

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Lebaran di Tahun 2020 Bank Kalsel memprediksi kebutuhan dana yang harus disediakan pihaknya mencapai Rp800 miliar.

Kebutuhan dana tersebut diperuntukkan untuk pembayaran SP2D sebesar Rp200 Miliar, pembayaran THR PNS dan pembayaran lainnya sebesar Rp300 Miliar dan cover penarikan dana nasabah dan sebagainya sebesar Rp300 Miliar.

“Proyeksi Cash In kami totalnya masih mencapai + Rp1,64 Triliun, dengan rincian dana kelolaan sebesar Rp1,48 Triliun, dana transfer pusat sebesar Rp74 Miliar dan dana masuk lainnya sebesar Rp84 Miliar. Jadi jika melihat Proyeksi Cash In

dibandingkan dengan prediksi kebutuhan di masyarakat yang hanya sebesar Rp800 Miliar, maka tentu kami optimis bisa mengcovernya,” tegas Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin.

BACA JUGA:  Bank Kalsel Sampaikan Laporan Tahunan Kepada Pemegang Saham

Apalagi jika berkaca pada 2 tahun terakhir, nominal kas keluar Bank Kalsel selama lebaran masih dibawah total Cash In yang tersedia di Tahun 2020 ini. Yaitu untuk tahun 2018 lalu hanya sebesar Rp104,84 Miliar dan pada Tahun 2019 hanya mencapai Rp274,53 Miliar.

Untuk posisi kas gabungan sendiri hingga tanggal 18 Mei 2020 lalu tercatat sebesar + Rp393 Miliar, dengan rincian Rp333 Miliar berupa kas fisik di khasanah dan sisanya di fisik kas ATM sebesar Rp60 Miliar.

“Dengan jumlah tersebut kami optimis masih dapat mencover keperluan penarikan uang cash di masyarakat selama momen Lebaran,” tambahnya.

Pos terkait