Ramadhan ini, Rumah Zakat Targetkan Bantu Sejuta Masyarakat Terdampak Corona

  • Whatsapp
zakat
L

Wartaniaga.com, Bandung-Menyambut Bulan Ramadhan 1441 H yang bertepatan dengan pandemik Covid-19, Rumah Zakat meluncurkan program Kebahagiaan Ramadhan #DimulaiDariKita. Program ini bertujuan menghadirkan kebahagiaan pada satu juta penerima manfaat dari Aceh hingga Papua, terutama bagi mereka yang terdampak wabah corona.

Adapun Kebahagiaan Ramadhan merupakan salah satu rangkaian program penanganan pandemik Covid-19 yang telah dijalankan sejak Februari 2020.

Penanganan Pandemik Covid-19 yang dilakukan Rumah Zakat terbagi menjadi program jangka pendek dan jangka panjang. Program jangka pendek terbagi dalam 3 fase, yakni inkubasi, kurasi, dan resesi. Dalam ketiga fase tersebut Rumah Zakat menghimpun dana-dana kemanusiaan untuk disalurkan pada program edukasi, aksi pencegahan penyebaran wabah, bantuan kesehatan, hingga bantuan pangan.

BACA JUGA:  Intip Janda Bolong, Tanaman yang Berharga Hingga Ratusan Juta

Sementara program jangka panjang yang digulirkan oleh Rumah Zakat antara lain ketahanan pangan, padat karya produktif, hingga pemberdayaan ekonomi tani dan UMKM. Dan program pemberdayaan tersebut dilaksanakan melalui optimalisaai dana zakat, infak, sedekah, wakaf, dan juga fidyah.

“Kami menyadari bahwa efek dari bencana nasional Covid-19 ini tak hanya berpengaruh pada kesehatan tapi juga perekonomian masyarakat karena angka kemiskinan yang diperkirakan meningkat. Namun kami optimis bahwa kita bersama dapat membantu pemerintah dalam mengatasi krisis ini melalui pemanfaatan dana ZISWaf untuk program-program produktif,” ungkap CEO Rumah Zakat Nur Efendi di Bandung, Kamis (16/4).

Selain optimalisasi ZISWaf untuk pemulihan ekonomi Indonesia, di Bulan Ramadhan ini Rumah Zakat memiliki enam program istimewa yakni Berbagi Buka Puasa, Kado Lebaran Yatim, Bingkisan Lebaran Keluarga, Syiar Qur’an, Janda Berdaya, dan Ramadhan Bebas Utang. Penyaluran keenam program tersebut akan diprioritaskan kepada masyarakat Indonesia terdampak bencana Covid-19.

Pos terkait