Pembenahan Masalah Ekonomi Lewat Sektor Industri dan Ekspor

“Langkah lainnya, pengembangan litbang industri farmasi dengan tujuan menghasilkan obat untuk kebutuhan nasional dan mengurangi impor bahan baku obat,” tambahnya.

Dijelaskannya, melakukan penguatan Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) dapat mengurangi  impor produk petrokimia dan menghemat devisa negara hingga 1 miliar dolar AS per tahun. Berikutnya, pengembangan gasifikasi batubara di Peranap dan Tanjung Enim untuk mengurangi ketergantungan impor polypropylene dan LPG.

Kemudian, Trubus menambahkan pengembangan hortikultura berorientasi ekspor juga turut membantu tumbuhnya kapasitas industri konsentrat di dalam negeri dan mendorong kinerja ekspor. “Selain itu, pengoperasian Green Refinery di Plaju untuk menghasilkan diesel nabati (green diesel) dan mengurangi ketergantungan impor BBM,” pungkasnya.

Editor : Mukta
Foto : Ist

Pos terkait