PKH Dilanjutkan, Mensos Sebut Dipuji Institusi Luar Negeri

  • Whatsapp
medsos

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Sebanyak 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) ditahun 2020 terus digalakkan oleh Kementrian Sosial RI, hal ini merupakan upaya terus menekan angka kemiskinan melalui program tersebut.

Mentri Sosial RI, Juliarti P Batubara mengatakan pihaknya akan melanjutkan PKH ditahun depan dan ada penambahan indeks pada ibu hamil. “PKH program yang sangat bagus, di puji juga dari institusi luar negeri, kami akan melanjutkan nanti tahun depan ada 10 juta PKH yang kita lanjutkan bahkan ada penambahan indeks pada ibu hamil,” ucapnya.

“Mudah-mudahan kedepannya bisa berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Menteri Jualiarti melanjutkan, besar bantuan yang diberikan ada sedikit peningkatan dari komponen indeks ibu hamil yang awalnya Rp 2,4 juta menjadi Rp 3 juta.

BACA JUGA:  Puluhan Ton Ikan Mati, DLH Langsung Selidiki

“Untuk komponen ibu hamil ada peningkatan 3 juta, sebelumnya 2,4 juta,”ujarnya.

Ia mengharapkan untuk kedepannya peserta harus semakin sedikit, Menteri Juliarti berasumsi karena jika pesertanya lebih banyak maka otomatis angka kemiskinan tidak menurun.

medsos2

Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH)

“Yang paling penting kedepannya pesertanya harus semakin sedikit, karena kalau pesertanya banyak berarti angka kemiskinan tidak menurun,”jelasnya.

Sementara itu, Program Keluarga Harapan (PKH) ini sebagai bentuk program perlindungan sosial dari pemerintah yang tujuannya menekan angka kemiskinan.

“Semoga program perlindungan seperti ini bisa menekan angka kemiskinan, jadi semakin banyak yang mandiri dibanding peserta baru,”tutupnya.

Reporter : Aya
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Aya

Pos terkait