Wartaniaga.com, Pelaihari – Balai Latihan Kerja ( BLK ) Tanah Laut, gelar Mobile Training Unit ( MTU ) berbasis kompetensi tata rias kecantikan rambut di desa Sungai Pinang Kecamatan Tambang Ulang. Senin 09/12/2019.
Instruktur Kecantikan Rambut BLK Tanah Laut, Suhendarti, S.Pd mengatakan, Mobile Training Unit ( MTU) yang dilaksanakan di Desa Sungai Pinang Tersebut adalah MTU terakhir untuk periode tahun 2019.
Dibeberkannya, kegiatan yang diikuti oleh 16 orang peserta tersebut dilaksanakan selama 22 hari, dimulai sejak tanggal 7 November hingga 6 Desember 2019.
“Selanjutnya dari tanggal 8 hingga 10 Desember kita laksanakan uji kompetensi,” jelas Suhendarti.
Ia menilai antusiasme masyarakat Desa Sungai Pinang sangat luar biasa, ditambah kerjasama dari para aparat desa yang sangat mendukung kegiatan tersebut.
“Sumber daya manusia di Desa Sungai Pinang sangat banyak dan bagus, apalagi didukung oleh aparatur desa yang sangat mensuport kegiatan MTU ini,” tambah Suhendarti.

Sementara itu, Sekretaris Desa ( Sekdes ) Sungai Pinang Ahmad Fajri Maulidin Noor, S.kom, mengucapkan terima kasih kepada pihak BLK Tanah Laut yang telah mengadakan Mobile Training Unit ( MTU ) Tata Rias Kecantikan Rambut untuk warga Desa Sungai Pinang.
Dirinya berharap pelatihan yang diberikan oleh pihak BLK Tanah Laut bisa bermanfaat bagi para peserta yang terdiri dari para remaja putri dan ibu rumah tangga.
“Terima kasih kepada pihak BLK Tanah Laut yang telah memberikan pelatihan kepada warga desa Sungai Pinang, semoga apa yang didapat para peserta nantinya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” tutur Ahmad Fajri.
Menurutnya, karena keterbatasan peserta, untuk saat ini hanya sekitar 4 RT dari 8 RT yang bisa diakomodir. “semoga ditahun berikutnya perwakilan dari semua RT bisa kita akomodir,” harapnya.
BLK Gelar MTU Rias Kecantikan
Salah satu warga yang ikut dalam kegiatan MTU tersebut, Mairida Nor Rizky merasa sangat beruntung bisa mengikuti pelatihan tersebut.
Dikatakannya untuk Desa Sungai Pinang sendiri sampai saat ini belum ada tempat ( Salon ) untuk tata rias rambut atau kecantikan.
Dirinya berharap usai pelatihan bersama rekan – rekan yang lain bisa mengembangkan ilmu yang didapat dengan cara membuka usaha salon ataupun rias pengantin.
“Semoga ilmu yang kita dapat saat pelatihan bisa segera kita kembangkan, sehingga bisa membantu perekonomian keluarga ” pungkas Mairida.
Reporter : Tony Widodo
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Tony Widodo



















