12 Jam Sudah Listrik di Banjarmasin Padam Akibat Hujan dan Petir

  • Whatsapp
12 Jam Sudah Listrik di Banjarmasin Padam Akibat Hujan dan Petir

L

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Hujan deras disertai dengan sambaran petir yang menghampiri Kota Banjarmasin dini hari tadi mengakibatkan terputusnya aliran listrik pada beberapa wilayah Kota Seribu Sungai terutama daerah Banjarmasin Utara kawasan Sungai Andai dan Sultan Adam.

Akibat hal itu, beberapa warga mengeluhkan padamnya listrik hingga selama 12 jam lebih, salah seorang warga Sultan Adam, Banjarmasin Utara, Bisyri mengeluhkan padamnya listrik sejak pukul 02.00 dini hari hingga pukul 14.00 Wita listrik belum juga kembali nyala.

Padam Akibat Hujan dan Petir

“Susah saya mas, apalagi rumah saya panas kalau siang hari tidak pakai kipas angin, terlebih suasana liburan bersama keluarga jadi kurang nyaman karena mati listrik terlalu lama,” katanya.

BACA JUGA:  Ketidaktahuan Dokter Berikan Resep 'Ranitidin' Pada Bumil

Menjawab hal itu, Manager Bagian Keuangan, SDM dan Administrasi Hubungan Masyarakat PLN UP Banjarmasin, Hj Sri Mulyowati membenarkan masih terjadi pemadaman listrik pada beberapa wilayah terdampak.12 Jam Sudah Listrik di Banjarmasin Padam

“Kejadian ini dipicu oleh salah satu tiang listrik yang ketiban pohon tumbang sehingga mengalami gangguan,” ujarnya.

“Ada jaringan tiang listrik, konduktor yang kena pohon tumbang lalu putus di Jalan Padat Karya Sungai Andai,” Sri menambahkan.

Akibat robohnya pohon tersebut maka secara otomatis terjadi pemadaman listrik di beberapa wilayah yang aliran listriknya berasal dari konduktor itu.

Adapun petugas gabungan di lokasi kejadian tumbangnya pohon untuk melakukan pembersihan dan memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan.

“Kami sedang mengupayakan perbaikan agar secepatnya bisa berfungsi dengan normal,” bebernya.

BACA JUGA:  Karhutla Berdampak Rusak Ekosistem Lahan Basah

Selain itu pihaknya masih belum bisa memastikan kapan listrik berfungsi dengan normal, dikarenakan masih dilakukan recovery oleh petugas lapangan.

Reporter : Aditya
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Ist

Pos terkait