Loading...
26 views

Peta Banjarmasin Abad 17 Diserahkan Kementerian Pendidikan Belanda

Loading...

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Kabid Pengembangan Pariwisata, Disbudpar Kota Banjarmasin, Khuzaimi menerima peta Banjarmasin abad ke 17 dari National Archive Den Haag, melalui Badan Warisan Budaya, Kementerian Pendidikan, Kebudayan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, P.J. (Peter) saat acara workshoop History Urban Lanscape (HUL) di Rumah anno beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, peta tersebut dibuat dengan tulis tangan, ia berasumsi pada tahun 1700-an atau abad ke 17 itu masih belum ada mesin cetak untuk mencetak suatu dokumen di Indonesia. “Peta itu terlihat asli terbuat dari tulisan tangan” bebernya kepada wartaniaga.com, Kamis (21/11).

Peta Banjarmasin Abad 17 Menjadi Kunjungan Wisata

Khuzaimi meletakkan peta tersebut di lantai 2 Menara Pandang, Siring Tendean, Banjarmasin agar bisa dilihat oleh warga yang berwisata kesana sebagai bahan edukasi serta cikal bakal dilakukan penelitian oleh para ahli.

Lanjutnya, berdasar grafik dan gambar pada peta itu, dulunya Banjarmason haya memiliki dua kampung yaitu Kampung Banjar dan Kampung Tatas. Ia berterimakasih atas diberikannya peta tersebut.

“Dengan adanya peta itu bisa dijadikan salah satu bahan rujukan bagi para peneliti dan sejarawan dalam melengkapi sejarah Kota Banjarmasin pada era penjajahan,” pungkasnya.

Reporter : Zakir
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Ist

Loading...
Loading...
BACA JUGA:  1 Jiwa dan 20 Bangunan Lenyap Akibat Sijago Merah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *