Proyek Bendungan Tapin Dikebut, 95 % Rampung

  • Whatsapp
Bendungan Tapin
L

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kebut proses pembangunan Bendungan Tapin, hal ini dimaksudkan guna mendukung sektor pertanian dan air baku bagi masyarakat sekitar kawasan tersebut.

Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, Dwi Purwantoro menyebutkan hingga saat ini pembangunan bendungan seluas 15 hektare tersebut, telah rampung 95 persen dari total keseluruhan proses yang sudah berjalan,

“Jadi kurang lebih hanya tertinggal 5 persen pembangunan Bendungan Tapin, diharapkan pada pertengahan 2020 sudah bisa dituntaskan,” ucapnya disela acara Hari Bhakti ke-74 PUPR.

Pembangunan Proyek Bendungan Tapin Untuk Membantu Sektor Pertanian dan Air Baku Masyarakat

Menurutnya, proses yang masih dikerjakan saat ini ialah penyelesaian jalur listrik, Dwi menganggap hal itu bukan persoalan berarti yang menjadi kendala dalam pembangunan tersebut. Sehingga pembangunan bendungan itu diyakini akan sesuai dengan target yang sudah ditetapkan.

BACA JUGA:  Marak Karhutla, Pemprov dan DPRD Kalsel Lakukan Evaluasi

“Akhir 2019, bendungan sudah bisa difungsikan, namun hanya untuk keperluan irigasi, sedangkan untuk air baku masih akan diproses secepatnya, kemungkinan 2020 baru bisa digunakan untuk air bersih,” ujarnya.

Bendungan Tapin

Ia menjelaskan, proses penggunaan air bersih dari bendungan tersebut memerlukan waktu 1 tahun proses penggenangan. Setelah proses itu selesai, bangunan yang memakai anggaran hampir 1 Triliun tersebut bisa menjadi penyedia 500 liter perdetik air baku bagi 500 ribu masyarakat Tapin.

Namun pihaknya akan berusaha memaksimalkan kinerja dalam proyek pembangunan bendungan tersebut, “dengan percepatan pembangunan ini semoga akan selesai lebih cepat dari yang kita tergetkan, maksimal bulan September 2020 sudah tuntas semuanya,”jelasnya.

Ia berharap bendungan tersebut bisa memberi manfaat yang luas bagi masyarakat di Kabupaten Tapin, khususnya bagi warga sekitar bendungan tersebut.

BACA JUGA:  BAPPENAS Tanggapi Sanitasi di Banjarmasin

Selain itu, bendungan itu juga akan menjadi kawasan wisata, dan akan menjadi salah satu sumber perekonomian warga sekitar. Serta sebagai penyedia air irigasi yang akan mengairi 5,4 ribu hektare lahan pertanian.

Reporter : Zakir
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Ist

L

Pos terkait