Warga Binaan Lapas Tala Diajarkan Bikin Decoupage

  • Whatsapp
Warga Binaan Lapas Tala Diajarkan Bikin Decoupage

Wartaniaga.com, Pelaihari – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut melalui SPNF SKB Pelaihari menyelenggarakan pelatihan seni ukir dan seni hias decoupage kepada warga binaan Lapas Pelaihari yang mengikuti program Paket C setara SMU,Senin (28/10/2019).

Kabid Paud dan Pendidikan Non Formal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut, Hj.Henny Hastuty mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada Kepala rutan Pelaihari, karena kedatangan mereka disambut baik dengan tangan terbuka.

“Terimakasih Pak Budi Suharto atas sambutan terhadap rombongan kami,sungguh luar biasa selama kepemimpinan bapak,Rutan Pelaihari selalu eksis dalam kegiatan dari kami, seperti program Paket A,Paket B,Paket C,” ungkapnya kepada wartaniaga.com, Senin (28/10).

Warga Binaan Lapas Tala

Tidak hanya itu, Ia membeberkan Rutan Pelaihari juga terdapat pembinaan lainnya seperti musik, maulid Habsyi, “bahkan bisa mengikuti kegiatan di luar Rutan seperti pameran pembangunan di kabupatenTanah Laut, ini suatu kemajuan yang luar biasa bagi warga binaan lapas,”ucap Hj Henny.

BACA JUGA:  Mengawali Safari dakwahnya di HSS, Uas Ziarah ke Makam Guru Kapuh
warga binaan lapas
warga binaan lapas tala

“Hari ini kami memberikan pelatihan Decoupage, semoga apa yang kami ajarkan bisa berguna bagi bapak-bapak serta ibu-ibu apa bila bebas nanti,” ia melanjutkan.

Sementara itu Karutan Pelaihari, Budi Suharto mengatakan pihaknya juga berterimakasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Laut yang mau berkolaborasi dengan Rutan Pelaihari.

Warga Binaan Lapas Tala

“Pelatihan Decoupage ini termasuk dalam pembinaan dalam bidang kemandirian dan ketrampilan, bagi narapidana dilakukan pelatihan ini dengan tujuan agar setelah keluar dari Rutan Pelaihari, mereka dapat mandiri dengan bekerja pada orang lain atau membuka usaha sendiri, sehingga mereka dapat berguna di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Budi Suharto menambahkan meskipun harus diakui bahwa pembinaan itu membutuhkan waktu yang lama serta proses yang tidak cepat, namun seiring dengan berjalannya masa tahanan warga binaan lapasnya dapat menjalani proses dengan baik dan bisa kembali berbaur di dalam masyarakat.

BACA JUGA:  Perbaikan Jalan Pakan Dalam-Kaminting Batu, Gunakan Bata Paving K250

Reporter : Toni Widodo
Editor : Mukta
Foto : Toni

Pos terkait