Aliansi Rakyat Kalsel Unjuk Rasa Tolak RKUHP

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Ratusan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam aliansi rakyat se- Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar aksi demo untuk perjuangkan tuntutan terhadap penolakan RUU KUHP di depan Gedung DPRD Kalimantan Selatan, Senin 30/9/2019.

Perwakilan demonstran dari Mahasiswa, Muhammad Ridho mengatakan pihaknya akan terus mengawal janji janji para anggota DPR sesuai dengan 8 tuntutan yang disampaikan oleh massa demonstran.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Kami akan kawal semuanya, kami berharap DPR RI disana bisa memperhatikan aspirasi rakyat semacam ini,” ucapnya kepada wartaniaga.com selepas acara aksi unjuk rasa (30/9).

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK mengatakan dirinya sejalan dan sependapat dengan delapan tuntutan aspirasi mahasiswa tersebut, ia langsung menandatangani dilengkapi dengan materai sebagai tanggung jawab menyuarakan hak hak rakyat.

“Saya komitmen sejalan dan sependapat dengan tuntutan dari mahasiswa untuk melanjutkan sampai ke Presiden, nanti Presiden yang punya keputusan,” ucapnya.

Adapun 8 tuntutan yang disampaikan mahasiswa ke DPRD Kalsel yang diterima Ketua DPRD Kalsel itu berupa :
1. Menerbitkan Perppu KPK,
2. Melakukan perombakan RKUHP yang bermasalah.
3. Menolak RUU Pertanahan,
4. Pertanggungjawaban atas terlukanya peserta aksi di titik daerah se Nasional,
5. Menuntut pihak berwajib dengan tegas menghukum para oknum,
6. Mengusut tuntas pelanggaran HAM.
7. Menolak pasal pasal RUU PKS yang tidak rasional.
8. Menuntut pemerintah segera menolak dengan tegas pengesahan revisi UU KPK.

Selain itu, Aliansi Rakyat Kalsel yang menggelar demonstrasi tersebut terdiri dari sejumlah komponen komponen masyarakat dari organisasi kampus, organisasi kepemudaan, dan organisasi kedaerahan di Kalimantan Selatan.

Reporter : Aya
Editor : Mukta
Photo : Aya

Pos terkait