Loading...
20 views

Kadis Pariwisata Targetkan 2020 Kalsel Jadi Destinasi Wisata Nasional

Loading...

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Pengembangan Destinasi Wisata Kalimantan Selatan menjadi superprioritas untuk dilaksanakan, selain untuk meningkatkan sumber pendapatan asli daerah, juga akan mengembangkan sektor perekonomian juga akan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Sebagaimana yang diungkapkan Kadis Pariwisata Kalsel Dahnial Kifli, bahwa pada tahun 2020 Sektor Pariwisata akan lebih dikembangkan oleh Pemerintah Kalimantan Selatan melalui upaya pengembangan berbagai objek wisata yang ada di 13 kabupaten kota, hingga menjadi Destinasi Wisata Nasional, jelas Dahnial Kipli saat ditemui Wartaniaga.Com saat di kantornya jalan S. Parman 44 Banjarmasin.

Menurutnya, untuk mewujudkan destinasi wisata nasional kita perlu persiapan yang matang, baik segi destinasinya, dan aksesibilitasnya, serta amunitasnya, karena membangun dan mengembangkan sektor pariwisata ini banyak bidang yang terkait dan harus diperhatikan, misalnya sektor perhubungan, sektor perdagangan, dan perindustrian.

BACA JUGA:  Ujian Nasional SMA Berjalan Lancar

“Dan semua stakeholder atau pemandu yang ikut berkepentingan,baik dari swasta, masyarakat maupun pemerintah harus terpadu dalam membangun sebuah objek wisata, agar kita punya destinasi wisata daerah yang dapat diunggulkan, yang dalam destinasi wisata nya ada berbagai macam onjek yang bagus dan menarik dikunjungi”, ujar Dahnial.

Dikatakannya, bahwa pada 13 kabupaten kota di Kalimantan Selatan ini, kita punya objek wisata yang cukup lengkap, dapat dilihat dari potensi alam, budayanya, wisata buatannya dan belum lagi buatan rekreasinya yang bagus, dan terus dikembangkan.

Seiring dengan potensi yang dimiliki tersebut, dan sejalan dengan arahan Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, pihaknya pada tahun 2020 ini akan mengajak pihak pemerintah daerah kabupaten kota untuk bersama- sama bersinergi mengembangkan potensi wisata di Kalimantan Selatan.

BACA JUGA:  Zainal Helmi, Pilihan Tepat Bagi PWI Kalsel

Kemudian perlu membangun juga dari aksesibilitasnya  seperti melalui jalan darat, naik motor dan mobil, serta jalan kaki, untuk wisatawan menuju objek wisata yang diinginkan, dan didukung fasilitas lainnya namanya amunitas yaitu penerangan jalan, rumah sakit, perhotelan, konser, rumah makan.

Selanjutnya, perlu membenahi Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada disekitar objek wisata, karena yang mengelola juga perlu ada pembinaan disana, selain itu para wisatawan juga perlu diberitahu tentang sapta pesona tempatnya bila berkunjung, jelas Dahnial.

Loading...

Sementara terkait untuk menarik kunjungan wisata datang berkunjung, ada beberapa strategi yang dijalankan jelas Kadis Pariwisata, diantaranya bermitra kerja dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Generasi Pesona Indonesia (GenPI) dan lain – lain termasuk pihak pihak yang ada kaitannya dengan pariwisata, sedangkan strategi lain yang dilakukan adalah melalui branding – branding, televisi, dan media cetak, demikian perbincangan Dahnial Kifli dengan Wartanioaga.Com.

BACA JUGA:  Ketujuh Kalinya PDAM Bandarmasih Raih WTP

Reporter : Fathur Rahman

Editor : Riyatin

Foto : Fathur Rahman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *