Tegas ! Dewan Batasi Peredaran Miras di Supermarket

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin- DPRD Kota Banjarmasin  menegaskan tetap akan membatasi peredaran penjualan  miras di supermarket dengan tujuan memperkecil akibat yang timbulkan oleh minuman itu. Keinginan ini disampaikan Ketua komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali saat menerima aksi Ikatan Putra Putri Indonesia (IPPI) Kalsel.

Dikatakannya, DPRD dan Pemkot Banjarmasin sepakat untuk mengurangi peredaran miras di kota Banjarmasin dengan membatasi penjualannya termasuk di supermarket.

Matnor Ali

“Maksudnya kami ingin mengurangi dan perkecil beredar miras didalam Peraturan Daerah (Perda) yang dibuat,”ujarnya kepada sejumlah wartawan, Kamis (25/7).

Memang, sambung politisi Golkar ini,  Peraturan Pemerintah nomor  73 tahun 2013  itu mengatur tentang golongan-golongan minuman beralkohol yaitu golongan A mengandung  5% alkohol dan B sebanyak 5 hingga 22 persen dan C 22 sampai 55% inilah yang diperbolehkan dalam Peraturan Dalwas.

BACA JUGA:  TPS Unik Untuk Merangsang Warga Datang Mencoblos

“Dalwas itu adalah hitungan B dan C itu hotel berbintang 4 dan 5 sedangkan aturan menteri perdagangan Nomor 20 tahun 2014 memperbolehkan di supermarket golongan A hitungannya 5 persen yaitu minuman Bir, tapi tidak mengatur jarak dan waktu”jelasnya.

Berdasarkan itu, kata Matnor  diberikan ruanglah Pemerintah Kota mengatur  sesuai  kearifan lokalnya dengan mengeluarkan Perda memperbolehkan penjualannya mulai jam 23.00-24.00 malam hari.

Senada dengan Matnor, Awan Surbarkah menilai keinginan IPPI Kalsel untuk melarang total peredaran miras di kota Banjarmasin perlu didukung oleh semua pihak.  Namun, secara politis pihaknya masih terbentur dengan PP 73 tahun 2013.

“ Secara niat kita sama-sama menginginkan tidak adanya peredaran miras di kota Banjarmasin, tetapi DPRD tidak dapat membuat Perda yang melarang penuh karena harus mengikuti PP nomor 73 itu” tandasnya.

BACA JUGA:  Kepengurusan IDI Tanah Laut Dikukuhkan

Politisi PKS ini berharap semua pihak dapat mengawasi peredaran itu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “ Perlu kerjasama kita semua untuk bersama mengawasi peredaran miras” ucapnya.

Reporter : Fathur Rahman

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Fathur Rahman

Pos terkait