Ini Ciri Hoax dan Cara Mencegahnya

  • Whatsapp

Wartaniaga. com, Banjarmasin-Sebaran hoax atau berita bohong melalui berbagai media khususnya media sosial semakin banyak seiring dengan luasnya akses internet.

Menurut Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel, Zainal Helmi, media sosial menjadibsaluran yangvpaling banyak digunakan untuk menyebarkan hoax.

” Medsos menempati posisi teratas sebagai saluran yang digunakan untuk menyebarkan hoax, kedua aplikasi chatting, kemudian situs web, televisi dan media cetak” ujarnya saat workshop Forum Koordinasi Pencegahan Radikalisme (FKPT) Kalsel, dengan tema Kearifan Lokal Membendung Hoax, di Banjarmasin, Sabtu (22/6).

Dikatakannya, ada beberapa kreteria yang perlu dicermati untuk menilai apakah sebuah berita dikatagorikan hoax atau tidak.

” Berdasarkan acuan dari Dewan Pers ada 7 langkah untuk mencegah hoax, di antaranya judul yang provokatif dan situs yang belum jelas dan periksa kebenaran beritanya” tutur Helmi

BACA JUGA:  Cempedak Pontianak Banjiri Banjarmasin

Selain itu, dirinya juga mengingatkan agar jangan terburu-buru membagikan berita yang didapat. ” Jika ragu sebaiknya tidak perlu di share” ucapnya

Sementara itu, Nurholis Majid, pengamat media mengungkapkan ketahanan budaya yang kuat mampu menangkal hoax. ” Masyarakat Banjar kaya akan budaya, dan kekayaan ini terbukti mampu menahan dan menangkal radikalisme serta hoax” katanya

Pria yang juga Ketua Ombusman Kalsel ini menilai pendekatan budaya adalah pendekatan yang moderat untuk mencegah hoax.  “Banyak pribahasa masyarakat Banjar yang menata prilaku di masyarakat, orang banjar kaya akan nasehat dan petuah. Budaya ini dapat menjadi filter bagi orang Banjar terhadap hoax” tandasnya

Editor : Didin Ariyadi

L

Pos terkait