FKDM Banjarmasin Kunjungi Makasar

  • Whatsapp
Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah menyerahkan plakat pada Asisten 1 Pemko Makasar. Drs Abdul Aziz Hasan

Wartaniaga.com,Makasar- Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Banjarmasin bertandang ke Kota Makasar, Sulawesi Selatan, Senin (7/5) dalam rangka meningkatkan wawasan. Rombongan FKDM kota Banjarmasin dipimpin langsung Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah.

Menurut,  Assisten 1 Bidang Pemerintahan Pemko Makasar, Drs Abdul Aziz Hasan Msi, pemerintah kota Makasar memprioritaskan kenyaman masyarakat dengan membangun ruang terbuka hijau di berbagai sudut kota.

Muat Lebih

“ Pengelolaan ruang terbuka hijau di sini diserahkan kepada kecamatan dengan APBD kecamatan masing-masing mencapai Rp. 50 miliar” jelasnya kepada sejumlah wartawan, termasuk wartaniaga.com yang mengikuti kunjungan tersebut.

BACA JUGA:  Banjarmasin Akhirnya Miliki Air Mancur Menari.

Ditambahkannya, pertumbuhan penduduk yang kian hari makin meningkat perlu dibarengi dengan fasilitas yang membuat masyarakat nyaman.  Untuk itu, pihaknya berupaya menjadikan Makasar menjadi salah satu kota nyaman di dunia.

“ Saat ini penduduk kota Makasar sudah mencapai 1,7  juta jiwa dan akan bertambah menjadi 2,2 juta pada siang hari karena kota ini menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan” terangnya lagi

Memiliki 15 kecamatan, tambah Aziz, pada tahun 2018 ini  APBD kota Makasar sebesar Rp. 4,3 triliun. “ Sektor perdagangan dan usaha mendominasi aktvitas masyarakat dan memberi kontribusi pada APBD kota sebesar Rp 4,3 triliun ditahun ini” katanya

Sementara itu, Wakil Walikota Banjaramasin,  Hermansyah, mengatakan dipilihnya Kota Makasar sebagai studi banding FKDM kota Banjarmasin karena selain dekat juga banyak kesamaan.

BACA JUGA:  Pemkot Banjarmasin Sosialisasikan Aplikasi Baru SPSE

“ Kota Makasar sama dengan Banjarmasin sebagai kota perdagangan, luas wilayah yang tidak namun kota ini menjadi kawasan industri tersebesar di wilayah Indonesia Timur” terang Herman seraya menambahkan terutama kita belajar bagaimana pengelolaan APBD yang mencapai Rp 4,3 triliun.

 

Reporter : Edhy Dharmawan

Editor : Didin Ariyadi

Foto : EDhy Dharmawan

Pos terkait