Wartaniaga.com, Banjarmasin – Aktivitas distribusi barang melalui Kalimantan Selatan dan wilayah sekitarnya terus bergerak. Hingga Agustus 2026, Terminal Petikemas (TPK) Banjarmasin yang dikelola PT Pelindo Terminal Petikemas telah melayani 388.823 TEUs, atau setara dengan 326.308 box.
Capaian tersebut menjadi bagian dari peran TPK Banjarmasin dalam mendukung kelancaran arus barang sekaligus mendorong terminal untuk terus menjaga kesiapan operasional. Keandalan peralatan, kompetensi sumber daya manusia, perencanaan kegiatan hingga koordinasi dengan pengguna jasa menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan berlangsung aman dan lancar.
Terminal Head TPK Banjarmasin, Sirin Purnomo, mengatakan peningkatan aktivitas pelayanan harus diimbangi dengan kesiapan operasional secara menyeluruh.
“Volume pelayanan yang kami tangani menjadi bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan setiap proses di terminal tetap berjalan aman dan lancar. Karena itu, kesiapan peralatan, kompetensi personel, perencanaan operasional, dan koordinasi dengan pengguna jasa terus kami jaga secara beriringan,” ujar Sirin, Selasa (29/9).
Menurutnya, kelancaran operasional terminal tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan hasil dari keterhubungan berbagai fungsi dan pihak yang terlibat dalam rantai logistik.
Karena itu, TPK Banjarmasin secara berkala melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan operasional sekaligus memperkuat komunikasi dengan para pengguna jasa. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai kebutuhan di lapangan dapat diantisipasi dan ditindaklanjuti secara tepat.
“Masukan dari pengguna jasa menjadi bagian penting dalam evaluasi kami. Dengan komunikasi yang baik, kebutuhan operasional dapat dipahami lebih cepat dan ditindaklanjuti sesuai kondisi di lapangan,” katanya.
Selain menjaga produktivitas, aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama dalam setiap kegiatan terminal. Menurut Sirin, pencapaian kinerja harus berjalan beriringan dengan penerapan standar keselamatan.
“Produktivitas harus berjalan seiring dengan keselamatan. Setiap proses harus dilakukan sesuai prosedur agar kelancaran operasional tetap terjaga tanpa mengesampingkan aspek safety,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Cabang PT Tanto Banjarmasin, Rifqi Novega Dwi Putra. Menurutnya, keandalan layanan terminal juga perlu didukung oleh peningkatan kompetensi sumber daya manusia, kesiapan peralatan, penguatan perencanaan dan pengendalian operasional, serta konsistensi penerapan standar keselamatan.
Upaya tersebut dinilai penting agar pelayanan terminal tetap mampu mengikuti kebutuhan pengguna jasa sekaligus menjaga kelancaran distribusi barang melalui Kalimantan Selatan.
Dengan volume pelayanan yang terus berjalan, TPK Banjarmasin berkomitmen mempertahankan kualitas layanan melalui penguatan kesiapan operasional, evaluasi berkelanjutan, serta komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak dalam rantai logistik.
Konsistensi tersebut diharapkan semakin memperkuat peran TPK Banjarmasin dalam menjaga kelancaran distribusi barang, konektivitas logistik, serta mendukung aktivitas ekonomi di Kalimantan Selatan dan wilayah sekitarnya.
Editor : Eddy Dharmawan



















