Malam Hari, Iwan Alabio Sisir Hotspot Karhutla di Amuntai Selatan

Wabup HSU Iwan Alaibio bersama sejumlah anggota BPBD meninjau titik hotspot karhutla

Wartaniaga.com, Amuntai – Menindaklanjuti instruksi Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H. Sahrujani, Wakil Bupati HSU Hero Setiawan atau yang akrab disapa Iwan Alabio turun langsung meninjau titik panas (hotspot) yang terpantau di Desa Murung Panggang, Kecamatan Amuntai Selatan,Jum’at (23/10/2026) malam, sekitar pukul 22.00 WITA, Wabup Iwan Alabio tiba di Desa Murung Panggang untuk melakukan pemantauan dan koordinasi bersama jajaran terkait.

Turut mendampingi Kapolsek Amuntai Selatan Suharnowo, Kepala BPBD HSU Karyanadi, Kasat Pol PP dan Damkar HSU Asikin Noor, Kepala Dinas PUPR HSU Amos Silitonga, serta Camat Amuntai Selatan Kurniawan.

Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat beberapa titik hotspot yang terdeteksi di wilayah RT 2 Desa Murung Panggang. Namun, dari lokasi pemantauan, yang terlihat secara langsung hanya kepulan asap. Kondisi tersebut disebabkan jarak titik panas yang cukup jauh serta belum adanya akses jalan yang dapat menjangkau lokasi.

Wabup HSU Iwan Alabio mengatakan, pemerintah daerah akan terus berupaya menindaklanjuti temuan tersebut melalui koordinasi lintas sektor .

“Memang terdapat beberapa titik hotspot di wilayah Desa Murung Panggang RT 2. Akan tetapi, lokasi titik karhutla tersebut sangat jauh dari perumahan penduduk dan tidak ada akses untuk menjangkaunya.lanjut,” kata Iwan Alabio

Kapolsek Amuntai Selatan Suharnowo menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan, terdapat 3 titik hotspot yang berjarak sekitar 10 kilometer dari Desa Murung Panggang. Kendala utama dalam upaya pengecekan langsung adalah tidak tersedianya akses menuju lokasi.

Ia juga menjelaskan bahwa titik panas tersebut berada di wilayah perbatasan Provinsi Kalimantan Selatan dengan Kalimantan Tengah, sehingga diperlukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait untuk memastikan lokasi dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan asap atau indikasi kebakaran di sekitar tempat tinggal maupun kawasan lahan. Kewaspadaan dan kerja sama seluruh pihak menjadi kunci penting dalam menjaga wilayah HSU tetap aman dari ancaman karhutla.

Reporter : Darma Setiawan
Editor: Hariyadi

Pos terkait