Kesbangpol dan FKPT Perkuat Sinergi Pencegahan Terorisme, Siapkan Program untuk Pelajar

Wartanjaga.com, Banjarmasin– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalsel dalam upaya mencegah radikalisme dan terorisme, khususnya di kalangan generasi muda.

Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi pengurus FKPT Kalsel dengan Kepala Kesbangpol Kalsel, Ferdi Yospi Libia Erwinda, di Kantor Kesbangpol Provinsi Kalsel, Rabu (30/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua FKPT Kalsel Muhammad Fauzi Makki didampingi Sekretaris Israjuddin, Kabid Penelitian dan bendahara Noorhidayah memperkenalkan kepengurusan sekaligus menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan pengurus kepada Kepala Kesbangpol.

Audiensi ini menjadi ajang koordinasi untuk membahas dukungan pemerintah daerah serta memperkuat sinergi program pencegahan terorisme dan peningkatan kewaspadaan nasional di Kalimantan Selatan.

Ketua FKPT Kalsel Muhammad Fauzi Makki mengatakan, audiensi bertujuan meminta arahan dan masukan dari Kepala Kesbangpol terkait pelaksanaan program FKPT, termasuk dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan organisasi.

Ia juga menyampaikan laporan mengenai dukungan hibah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Selama ini, FKPT menerima hibah dengan pola dua tahun sekali. Pada 2025, FKPT Kalsel menerima hibah sebesar Rp250 juta. “FKPT berharap dukungan hibah dapat kembali diberikan pada 2027 guna menunjang pelaksanaan program pencegahan terorisme di daerah,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, FKPT juga menyampaikan harapan dukungan anggaran 2027. Upaya dukungan tersebut tidak hanya ditujukan kepada FKPT, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Selain membahas dukungan anggaran, pertemuan juga membicarakan rencana kolaborasi kegiatan sosialisasi pencegahan radikalisme yang menyasar kalangan pelajar.

Kesbangpol Kalsel berencana melibatkan FKPT Kalsel sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan pemerintah provinsi melalui anggaran perubahan. Kegiatan akan mengangkat isu pencegahan radikalisme di kalangan anak muda, khususnya Generasi Z, termasuk ancaman penyebaran paham radikal melalui media sosial. “Ada sekitar 100 pelajar yang akan diundang,” beber Fauzi Makki.

Sebagai narasumber, FKPT Kalsel akan menyampaikan materi mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran paham radikalisme serta membangun pemahaman generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh konten negatif di media sosial.

Fauzi Makki juga mengatakan, melalui audiensi ini, Kesbangpol Kalsel dan FKPT berharap koordinasi serta kerja sama antarlembaga semakin kuat. “Sinergi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program pencegahan terorisme sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, terhadap pentingnya menjaga keamanan dan kerukunan di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Pos terkait