Kotabaru Gaungkan Persatuan dan Kelestarian Alam Lewat Istighosah Akbar

Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus doa bersama yang digelar Pemkab Kotabaru

Wartaniaga.com, Kotabaru-Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) menggelar acara akbar yang menggabungkan Istighosah, Doa Kebangsaan, dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Acara yang digelar di Masjid Apung Siring Laut, Kamis (4/9), ini dipadati jamaah.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, dan tokoh masyarakat, menjadi bukti nyata sinergi untuk menjaga persatuan di tengah tantangan bangsa.

Wakil Bupati Syairi Mukhlis, yang mewakili Bupati Kotabaru H Rusli, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Kemenag Kotabaru.

“Mari kita bersama-sama memohon pertolongan Allah SWT agar Kotabaru senantiasa damai, maju, dan sejahtera,” ujarnya saat membacakan sambutan bupati.

Acara yang mengusung tema “Ekoteologi Keteladanan Nabi Muhammad SAW untuk Kelestarian Bumi dan Negeri” ini, juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Menurut Syairi, keteladanan Rasulullah tidak hanya tentang akhlak, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban kita bersama. Dengan menjaga alam, kita sedang menjaga masa depan generasi kita,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kotabaru, H Ahmad Kamal, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Kementerian Agama RI.

“Kegiatan istighosah dan doa kebangsaan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia untuk menindaklanjuti adanya demo besar, sehingga negara kita terhindar dari bahaya,” jelasnya.

Rangkaian acara ditutup dengan tausiyah agama oleh KH Bahruddin HS, yang mengingatkan jamaah akan pentingnya meneladani Rasulullah SAW dalam setiap aspek kehidupan.

Momentum peringatan Maulid Nabi tahun ini diharapkan dapat memperkuat keimanan, menumbuhkan kecintaan pada tanah air, dan meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian bumi.

Acara ini juga membuktikan bahwa Kemenag Kotabaru hadir sebagai penjaga nilai-nilai spiritual bangsa, merawat kerukunan lintas iman, dan meningkatkan persatuan melalui doa dan kebersamaan.

Selain Forkopimda, hadir pula Ketua MUI Kotabaru KH. Muhyar Darmawi, Ketua GOW Kotabaru Hj. Siti Khadijah Syairi, serta perwakilan organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Reporter: Anaq.
Editor : Hariyadi

Pos terkait