Wartaniaga.com, Banjarmasin – Insiden tabrakan terjadi di muara Sungai Barito pada Kamis pagi (17/7), melibatkan kapal milik PT Dharma Lautan Utama (DLU), KM Dharma Kartika II, yang diduga tertabrak tongkang pengangkut batu bara.
Akibat insiden tersebut, keberangkatan penumpang dan kendaraan dari Banjarmasin menuju Surabaya mengalami penundaan.
Kapal yang baru saja memasuki muara mengalami kerusakan dan harus menjalani pemeriksaan teknis lebih lanjut sebelum dapat kembali beroperasi.
Penumpang beserta kendaraan yang akan berangkat sementara waktu dialihkan ke jadwal keberangkatan berikutnya.
Salah satunya adalah rombongan Orari Daerah Kalimantan Selatan (ODKS) yang hendak bertolak ke Malang untuk mengikuti kegiatan HAMFES 2025.
“Terjadinya insiden yang tidak kita kehendaki ini, ya mau tidak mau tertundalah perjalanan hari ini,” ujar Muhriadi, salah satu anggota rombongan ODKS.
Ia juga menyebutkan bahwa seluruh rombongan sepakat menjadwal ulang keberangkatan mereka keesokan hari.
Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Banjarmasin, Anton Wahyudi, membenarkan adanya insiden tersebut.
“Kecelakaannya tidak terlalu berarti. Kerusakan kapal bisa diperbaiki dalam waktu singkat, namun tetap menunggu survei dari KSOP,” jelasnya.
Pria selalu ramah dengan media ini juga memastikan bahwa seluruh penumpang dan kendaraan dalam kondisi selamat.
Sebagai langkah lanjutan, PT DLU mengalihkan penumpang dan kendaraan ke kapal lain yang dijadwalkan tiba pada subuh hari.
Perusahaan juga memberikan opsi pengembalian dana tiket atau pemindahan jadwal keberangkatan bagi penumpang yang tidak ingin melanjutkan perjalanan.
Hingga berita ini diturunkan, otoritas terkait masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Editor: Eddy Dharmawan




















