Gerakan Sunatan Massal Serentak Dimulai, Pemkab HSS dan Mitra Wujudkan Layanan Kesehatan untuk Warga Kurang Mampu

Wartaniaga.com,Kandangan – Pelayanan kesehatan gratis kembali digencarkan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui program sunatan massal yang digelar serentak di empat kecamatan, mulai Senin (30/6).

Kegiatan suanatan masal dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK HSS, Hj. Tata Syafrudin Noor, dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Padang Batung.

Program ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten HSS, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) HSS, PT Antang Gunung Meratus (AGM), dan PT Kalimantan Prima Persada (KPP), yang secara kolektif berkomitmen menghadirkan pelayanan sosial bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ketua BAZNAS HSS, H. Suriani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pendistribusian zakat, infak, dan sedekah yang dikelola lembaganya untuk sektor kesehatan. Dana tersebut dihimpun dari berbagai kalangan, termasuk ASN, lembaga, dan masyarakat umum.

“Program ini menyasar anak-anak dari keluarga tidak mampu yang telah didata oleh jajaran TP PKK kecamatan dan desa. Total ada 498 peserta dari seluruh desa dan kelurahan yang telah terverifikasi,” ujarnya.

Pelaksanaan sunatan massal dilakukan secara simultan di empat wilayah: Padang Batung, Sungai Raya, Simpur, dan Kalumpang, dan akan berlangsung selama empat hari. Setiap desa dan kelurahan ditargetkan mengirim lima peserta.

Dinas Kesehatan turut mendukung kegiatan ini dengan menyediakan tenaga medis serta obat-obatan, sementara PT AGM memberikan dukungan melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Ketua TP PKK HSS, Hj. Tata Syafrudin Noor, mengapresiasi seluruh elemen yang terlibat dan menekankan pentingnya kegiatan ini dalam rangka menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kesehatan sejak dini kepada anak-anak.

“Sunatan massal ini bukan hanya bentuk layanan kesehatan, tapi juga ibadah dan bentuk kebersamaan sosial. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, dan anak-anak yang ikut sunat bisa tumbuh menjadi pribadi yang sholeh, berbakti kepada orang tua, serta berguna bagi agama, bangsa, dan negara,” ucapnya.

Hj Tata berharap kegiatan ini mempererat hubungan antarwarga serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan sektor swasta dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Reporter:Amutz
Editor:Reza

Pos terkait