Wartaniaga.com,Jakarta – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus menunjukkan komitmen dalam mendukung program nasional swasembada pangan dan penanggulangan banjir di wilayahnya.
Sejumlah usulan program pembangunan infrastruktur di bidang sumber daya air diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara Wakil Bupati HSS H. Suriani dengan Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Banjarmasin, yang membahas rencana normalisasi sungai di Kabupaten HSS.
Pertemuan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air berlangsung di Kantor Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Jakarta. pada Kamis (15/5).
Wakil Bupati HSS H.Suriani yang memimpin langsung rombongan dari HSS menyampaikan, bahwa usulan ini merupakan bagian dari strategi daerah dalam mengatasi dua isu besar yang saling berkaitan: ketahanan pangan dan bencana banjir.
“Kami mengusulkan beberapa program pembangunan infrastruktur sumber daya air yang sangat strategis untuk mendukung ketahanan pangan, sekaligus sebagai solusi jangka panjang dalam mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi di wilayah kami,” ungkap Wabup
Ia menambahkan, Kabupaten HSS merupakan salah satu daerah penyangga pangan di Kalimantan Selatan, sehingga ketersediaan dan pengelolaan air yang optimal sangat dibutuhkan.
“Kami berharap usulan ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kementerian, karena akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Kementerian PUPR melalui Ditjen SDA menerima secara terbuka berbagai usulan dari Pemkab HSS.
Proses verifikasi teknis dan tindak lanjut akan dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme dan ketersediaan anggaran nasional.
Pertemuan ini diharapkan dapat mempercepat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka penguatan ketahanan lingkungan dan ekonomi masyarakat melalui pembangunan berbasis sumber daya air yang berkelanjutan.
Reporter:Amutz




















