Kabupaten HSS Jadi Pilot Projeck MPP Digital

Sekda HSS, Muhammad Noor saat menghadiri soft lounching mall pelayanan publik digital

Wartaniaga.com, Kandangan – Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terpilih menjadi salah satu dari 21 Kabupaten/Kota se-Indonesia, menjadi pilot project Mall Pelayanan Publik (MPP) digital.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) HSS, Muhammad Noor saat diwawancarai usai menghadiri soft launching Mall Pelayanan Publik digital nasional di Istana Wakil Presiden, Selasa (20/6).

“Alhamdulillah Kabupaten Hulu Sungai Selatan ( HSS) ditunjuk menjadi salah satu dari 21 Kabupaten/kota Se- Indonesia yang menjadi Pilot Projeck MPP digital, dan kami akan siap mensukseskan program tersebut” ucap Sekda.

Lebih lanjut Sekda menjelaskan, di HSS sendiri untuk MPP digital telah diterapkan dalam pelayanannya.

” Kita lebih prioritas kan dalam pelayanan MPP digital yaitu kependudukan sampai saat ini dalam penggunaan KTP digital di HSS sudah mencapai 10.000 pengguna KTP digital,” jelas Sekda

Dirinya berharap warga HSS bisa mendaftarkan kependudukannya secara digital agar nantinya data tersebut bisa mempermudah dalam melakukan fasilitas pelayanan yang akan dilakukan.

Sekda mengungkapkan kehadiran MPP digital ini diinisiasi secara kolaboratif antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dan berbagai kementerian.

Sementara Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas menyampaikan bahwa MPP Digital merupakan transformasi digital pelayanan publik agar dapat memberikan layanan yang efektif ke masyarakat.

“Sesuai arahan Bapak Presiden dan Wapres, integrasi dan keterpaduan layanan digital harus dilakukan agar semuanya simpel serta tak bikin bingung rakyat. Kerja besar ini telah dimulai, di mana Presiden juga telah menerbitkan Perpres terkait Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE),” ujar Anas.

Anas menjelaskan MPP Digital menggunakan skema single sign-on yang diterapkan pada semua lini pelayanan publik di lingkup pemerintah daerah, masyarakat dapat mengakses semua layanan hanya dengan menggunakan satu akun saja dan cukup sekali mengunggah dokumen persyaratan layanan.

“Sehingga melalui penyederhanaan proses bisnis dapat mewujudkan pelayanan yang lebih sederhana, mudah, dan cepat,” jelas Menteri

Anas mengatakan, proses pengisian data juga tidak berulang karena telah terintegrasi dengan data kependudukan di Kementerian Dalam Negeri. Untuk tenaga kesehatan, telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK) Kementerian Kesehatan.

MPP Digital juga menggunakan teknologi Face Recognition (FR) untuk verifikasi user yang terintegrasi juga dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Pada tahap awal, MPP Digital melayani layanan administrasi kependudukan dan perizinan tenaga kesehatan.

“Ke depan ini tentu dilengkapi berbagai layanan lain. Saat ini tim sedang berkoordinasi dengan berbagai kementerian/lembaga, termasuk Polri, untuk integrasi layanan. Sehingga rakyat tidak terpisah-pisah dalam mengakses layanan pemerintah,” ujar Anas.

Peluncuran Mal Pelayanan Publik (MPP) Digital yang di lakukan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf, Kegiatan ini mengambil Tema ” Reformasi Pelayanan Publik Melalui Transformasi Digital”. Turut juga di Hadiri Kepala Dinas PMPTSP Elyani Yustika.

Reporter : Amutz
Editor : Aditya

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60