200 Sapi dan 100 Kambing Asal NTT Dinyatakan Bebas PMK

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Kotabaru- Sebanyak 200 sapi potong dan 100 kambing asal Sulawesi dan NTT yang masuk kabupaten Kotabaru dinyatakan sehat dan tidak ada gejala klinis penyakit mulut dan kuku (PMK) dan hama penyakit hewan karantina (HPHK) lainnya, oleh Balai Karantina wilayah kerja Kotabaru karantina pertanian Banjarmasin.

Tindakan dilakukan Balai Karantina terhadap masuknya ternak ke Kotabaru, memastikan hewan ternak yang masuk ke Kotabaru sudah melalui proses karantina selama 14 hari di daerah asal.

“Kami akan menerbitkan sertifikat pelepasan (KH-14) setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, pengecekan kesesuaian jumlah dan jenis dan dapat kami pastikan hewan sapi dinyatakan sehat, aman, bebas dari PMK dan HPHK lainnya,” tutur penanggung jawap Katantina Pertanian Banjarmasin Wilayah Kerja Kotabaru Akhmad Fauzan.

BACA JUGA:  Pemkab Tanah Laut dan DPRD Sepakati KUA-PPAS

Akhmad Fauzan mengatakan, pihaknya akan selalu mengupayakan untuk mencegah masuknya PMK ke wilayah Kotabaru dengan bekerjasama dengan instansi terkait melaksanakan tindakan karantina hewan (TKH) sesuai surat edaran Kepala Badan Karantina Pertanian No 12950 tanggal 6 Mei 2022 tentang Peningkatan Kewaspadaan PMK.

Petugas Balai Karantina Pertanian wilayah kerja Kotabaru melakukan TKH mulai pemeriksaan dokumen untuk melakukan pengecekan kesesuian jumlah dan jenis ternak yang masuk ke kotabaru.

Melakukan penyemprotan disinfektan terhadap ternak dan alat yang di gunakan untuk mengangkut hewan ternak tersebut serta memeriksa kesiapan dan memonitoring ke kandang peternak untuk memastikan kondisi kesehatan ternak yang masuk ke Kotabaru.

” Alhamdulillah hingga saat ini Kotabaru aman dan tidak terdapat kasus dan kejala klinis yang mengarah kepada indikasi penyakit mululu dan kuku pada hewan ternak yang masuk ke Kotabaru ” tutup Akhmad Fauzi.

BACA JUGA:  Antisipasi Karhutla, Kapolres HSU Sambangi BPBD

Reporter : Anaq
Editor : Nirma Hafizah

Pos terkait