Wartaniaga.com, Banjarmasin- Wakil Walikota Banjarmasin, H. Arifin Noor mengungkapkan Smart City atau yang dikenal dengan kota cerdas, adalah kota yang mampu memberikan kemudahan akses pelayanan masyarakat secara mandiri. Pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan melibatkan teknologi yang membantu memudahkan masyarakat untuk mengurus sendiri berbagai keperluannya (self-solving).
“Masyarakat tersebut tidak ingin lagi dilayani tetapi melayani sendiri kebutuhan nya dengan bantuan Smart City yang berbasis pada teknologi,” kata Arifin Noor.
Ungkapan itu ia sampaikan dalam rangka membuka secara resmi rapat perkembangan Quick Win Smart City Banjarmasin bertempat di Aula Kayuh Baimbai Balaikota Banjarmasin, Rabu (25/5/2022).
“Mudah-mudahan artinya apa yang kita ingin kan smart city ini perkembangannya bisa berjalan dengan baik,” beber H Arifin Noor.
Arifin mengharapkan dengan adanya rapat perkembangan Quick Win Smart City ini ke depannya dapat meningkatkan pelayanan dan menciptakan karakter yang mandiri terhadap masyarakat Kota Banjarmasin.
“Kecerdasan ini bisa kita lakukan kalau namanya berbasis elektronik, kemaren juga berdiskusi dengan kepala perpustakaan nasional karena memang kami sudah diberi masukan terkait masalah produk-produk yang akan kita lakukan,” pungkasnya.
Sejauh ini diketahui, dalam masa kepemimpinan Ibnu Sina-Arifin, telah terdapat enam jenis pelayanan berbasis teknologi yang telah berjalan yakni Smart Branding, Smart Enviroment, Smart Living, Smart Society, Smart Economy dan Smart Governance.
Dalam rapat tersebut, turut hadir Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin Ir. Ahmad Fanani Syaifudin dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika, ST MT serta pimpinan dan perwakilan SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.
Reporter : M Syafi’i
Editor : Aditya



















