Bupati Fikry Jawab Anggapan Pemda tidak Serius Tangani Pembangunan Jembatan di Daha

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Kandangan-Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Achmad Fikry menjawab anggapan DPRD HSS terkait rencana Pembangunan Jembatan Negara yang tertunda, menyebut Pemerintah daerah tidak serius menangani ini.

Pada rapat paripurna DPRD HSS dengan agenda Penyampaian Rekomendasi atas Laporan Keuangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran 2021, Rabu (20/4).

Dari 12 bidang rekomendasi yang disampaikan, pada Bidang PUTR, anggota DPRD HSS Bustani menyebut tertundanya pembangunan jembatan di Daha Selatan dan DPRD menilai pemda tidak serius dan terkesan tidak peduli tentang pembebasan lahan.

“Karena tidak serius pembangunan jembatan penyeberangan menjadi batal,” ujar Bustani.

Bupati Fikry menjelaskan Pemerintah daerah bukannya tidak serius untuk menangani pembangunan ini, akan tetapi kendala yang dihadapi adalah masalah harga pembebasan lahan yang tidak sepakat.

BACA JUGA:  Bupati Fikry Kembali Buka Rakor Samping Desa

“Pemerintah tidak boleh melebihi harga yang sudah ditetapkan. Kami bukan tidak sungguh-sungguh, bahkan dananya sudah disediakan, tapi masyarakat ingin menjual tanahnya melebihi ketentuan,” ujar Bupati Fikry saat di wawancarai usai rapat paripurna.

Disampaikannya, meski ada aturan Mahkamah Agung bisa mengunakan kewenangan guna kepentingan umum dan membongkar rumah.

“Tapi, kami tidak mau mengunakan aturan tersebut, dan membongkar rumah yang masih ditinggali orang, apalagi ada anak-anak didalamnya,” ujar Bupati Fikry.

Reporter : Amutz
Editor : Ahmad Yani

Pos terkait