Dewa Wisnu sendiri dalam agama Hindu adalah Dewa Pemelihara (Sthiti) dan pelindung alam semesta. Dan burung Garuda pada patung tersebut dikisahkan memiliki rasa bakti dan pengorbanan untuk menyelamatkan ibunya dari perbudakan yang akhirnya dilindungi oleh Dewa Wisnu.
Memiliki tinggi 121 meter dan lebar bentangan sayap Garuda 65 meter, patung GWK dibuat dari campuran tembaga, kuningan dan baja seberat 4000 ribu ton.
Ditopang 21.000 batang baja dengan berat total 2.000 ton dan jumlah baut sebanyak 170.000 buah.
Selain itu, mahkota yang dipakai Dewa Wisnu terbuat dari mosaik emas. Diyakini patung ini akan mampu bertahan lebih dari 100 tahun.
Diperlukan 1.000 pekerja dan 120 seniman untuk menyelesaikan patung yang menelan biaya pembuatan Rp 450 miliar tersebut.
Terdiri dari 21 tingkat, patung ini dapat terlihat dari jarak pandang 20 KM, sehingga keberadaannya kelihatan dari Kuta, Sanur, Nusa Dua sampai Tanah Lot.
Kehadiran patung GWK menjadi salah satu patung terbesar di Asia dan nomor 3 tertinggi dunia setelah The Spring Temple Buddha di Cina dan Laykyun Sekkya Buddha di Myanmar. Patung GWK sendiri lebih tinggi daripada patung Liberty di New York Harbor, Amerika Serikat yang memiliki tinggi 93 meter .
Penulis : Didin Ariyadi



















