Pemkab HSU Terima Dokumen Kajian Pengaman DAS dari Kementerian LHK

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Amuntai-Plt.Bupati Hulu Sungai Utara H.Husairi Abdi ,Lc menghadiri kegiatan penyerahan dokumen hasil kajian pengamanan lingkungan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito Berbasis Ekoregion Kolaborasi KLHK dengan Pemprov Kalsel dan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Upaya Percepatan Pemulihan Lingkungan Hidup Pasca Banjir di Kalsel oleh DLH Provinsi Kalsel di Gedung Idham Chalid Banjarbaru.

Kegiatan yang dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan H.Sahbirin noor dan Bupati /Walikota wilayah Daerah Aliran Sungai Barito ini ,juga dihadiri Ketua DPRD Prov.Kalsel beserta Jajaran Pimpinan SKPD Prov.Kalsel Terkait.

Gubernur Kalsel menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang telah menyusun kajian Komprehensif berupa kajian pengaman lingkungan berbasis Ekoregion sebagai pondasi yang kuat untuk menyikapi ancaman Hidrometeorologi di Kalimantan Selatan.

BACA JUGA:  50,8 Miliar untuk 21.175 Warga Tala yang Terverifikasi Menjadi Penerima BPUM

Dikatakannya, Pemprov Kalsel melalui DLH mengambil peran dalam pembinaan proklim di level tapak, melaksanakan pengawasan secara ketat terhadap pengelolaan lingkungan hidup dan berupaya melakukan berbagai kampanye serta edukasi kepada masyarakat. “Untuk melakukan aksi adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim melalui Program Desa Sasangga Banua dan Program Sungai Martapura Bungas yang salah satu tujuannya adalah untuk mereduksi banjir,” jelasnya.

Lebih jauh Sahbirin Noor mengungkapkan, Pemprov Kalsel juga melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan Pemerintah Pusat pada skala tapak dalam mitigasi bencana seperti Program Kampung Siaga Bencana (KSB), Taruna Tanggap Bencana (Tagana), oleh Kemensos Program Kampung Iklim (Proklim) dan KLHK melalui Sekretariat Forum DAS Barito dengan menusung prinsip “One River One Manajemen” atau Satu Sungai Satu Manajemen sehingga koordinasi dan pelaksanaan kebijakan terfokus dalam satu komando.

L

Pos terkait