Wartaniaga.com, Kandangan- Ustadz Abdul Somad yang akrab disapa UAS berharap cottage (pondok) Gunung Kantauan Tanuhi menjadi Pusat kajian dakwah pedalaman. Hal ini di ungkapkannya saat tausyiah di tempat tersebut, Selasa (16/11).
Menurutnya tempat ini menjadi yang pertama dan satu-satunya di Kalimantan dan dapat menjadi percotohan bagi daerah lain.
“Tempat yang cukup nyaman ini, semoga dapat menjadi pusat kajian dakwah pedalaman , melatih Da’i untuk menyampaikan syiar-syiar Islam di daerah pedalam Kalimantan “ ucapnya.
Ada 13 kabupaten kota di Kalimantan Selatan, jika masing-masing kabupaten kota mengirim 2 Da’i ketempat ini , akan ada 26 Da’i yang akan didilatih dan didik di sini, mengisi kegiatan masyarakat 24 jam.
“ Keberadaan para Da’i dapat menghidupkan kegiatan keagamaan di masyarakat serta dapat meramaikan langar-langgar yang ada di pedalaman,” lanjut UAS
Sementara Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Syamsuri Arsyad mengatakan dirinya banyak berdiskusi dengan UAS terkait pengembangan dakwah di HSS, salah satunya UAS berharap ada pusat kajian bagi para pendakwah di pedalaman.
“Dari banyak perbincangan dengan beliau, harapnya adalah tempat ini lebih banyak difungsikan untuk pusat pengembangan da’i pedalaman” kata wabup.
Wabup berjanji akan merealisasikan keingin UAS tersebut. “ Sudah kita bicarakan dengan para Da’i untuk merealisasikan apa yang menjadi harapan dari Ustadz Abdul Somad,’ kata Syamsuri.
Reporter : Amutz
Editor : Nirma Hafizah




















