Meraup Omset dari Bisnis Thrift Shop

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin. – Beberapa waktu belakangan ini, usaha thrift shop atau aktivitas berbelanja produk-produk bekas sedang menjadi tren di kalangan anak muda.

Ditinjau dari semakin merebaknya thrift shop di media sosial, bisa dilihat bahwa antusiasme masyarakat terhadap cara belanja model thrifting semakin besar.

Peluang inilah yang kini sedang dilakoni Zanuar Agus Machmuda, warga Handil Bakti, Komplek Griya Permata Bakti Lestari, jalur 4 RT 44, Batola.

Pada mulanya ia hanya coba-coba saja terjun di bisnis pakaian bekas layak pakai ini, tapi sejak dibuka Juni 2021 yang lalu omset sudah mencapai Rp 30 juta perbulan.

“Awalnya sih coba-coba saja. Idenya pun muncul tanpa disengaja, waktu ngobrol dengan teman-teman tentang usaha apa yang bagus saat ini dan prospeknya bisa jangka panjang. Lalu, teman saya menyarankan untuk mencoba bisnis pakaian bekas ini,” ujarnya

BACA JUGA:  Budidaya Ikan Papuyu Sistem Bioplok Lebih Hemat Hingga 300%

Meski pakaian bekas, untungnya tak bisa dianggap recehan. Agus bilang, dalam 1 bal bisa meraup keuntungan hingga 200 persen. “Omzetnya sekarang Rp 30 jutaan, dari modal awal Rp 7,5 juta,” ujar Owner Thrift Shop Your EX ini.

Di toko pakaian bekas import, yang bersebelahan dengan tempat tinggalnya, Agus menyediakan berbagai macam jenis pakaian, seperti hoddie, crewneck, tracktop, hoddie zipper, T-Shirt, kemeja denim, celana jeans, celana tranning hingga celana pendek.

“Semua jenis tersedia, untuk pria, wanita, dewasa dan anak-anak. Banyak merk ternama, seperti Adidas, Nike, Under Armour, Stussy, Givenchy, Zara, Billabong, Ripcurl, Champion, GAP, dan banyak lagi merk lainnya,” jelas pria yang juga memiliki usaha depo isi air ulang, supplier air isi ulang, termasuk perawatan dan suku cadang yang bernama Bima Tirta.

L

Pos terkait