Di Tangan Enik Talipuk Menjadi Makanan Bernilai Ekonomis Tinggi

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Salah satu peserta di Festival Ekonomi Syariah Banua 2021 adalah Wadaikoe dengan menampilkan Kue Kukis Talipuk berbahan dasar Buah Talipuk (Teratai, red). Buah yang dianggap sebagai makanan orang pinggiran dan masih banyak tumbuh di sungai daerah Hulu Sungai Utara (Amuntai).

UMKM binaan Bank Indonesia ini juga terpilih mewakili Kalimantan Selatan mengikuti pameran di Singapura dalam kegiatan Program Akselerasi UMKM Berorientasi Ekspor (PAMOR BORNEO) tanggal 28 Juli – 18 Agustus 2021 di Singapura.

Kue Kukis Talipuk merupakan hasil kreasi dari Enik dalam mengembangkan dan melestarikan pangan lokal. Kemasan yang eklusif camilan ini menyasar pada segmen anak muda agar tidak gengsi dan mencintai makanan lokal.

BACA JUGA:  Anton Thedy Tularkan Virus Jalan-Jalan Bisnis Travel Keroyokan Sistem Online

“Sebenarnya makanan ini banyak beredar di Vietnam kemudian Jepang dan Cina sedang di Indonesia belum banyak yang mengembangkan makanan ini,”ujar Enik Maslahah pemilik UMKM Wadaikoe ini.

Untuk varian rasa dari Kue Kukis Talipuk ada 4 rasa, yaitu rasa original, coklat, spikok dan kelapa dengan kemasan plastik yang eklusif. Selain rasa yang nyaman harganya juga cukup ekonomis dengan eceran Rp 12.500/pcs dan yang paling penting halal dan toyib.(23/7).

“Tidak hanya halal tetapi juga toyib, maksudnya adalah bahan yang digunakan dan cara pembuatan dengan baik, dari tempat pengolahan kemudian tanpa menggunakan bahan kimia serta bersih dari nazis,”papar Enik.

Untuk produksi kue ini rata-rata sampai 1000-3000 pcs perbulan, bila ramai pemesanan bisa mencapai 5000 pcs dalam setiap bulannya.

BACA JUGA:  Dari Kelinci Percobaan, Berakhir Menjadi Bengkel Fajar

Untuk kemasan Enik mendatangkan dari pulau Jawa karena selain kemasannya bagus harganyapun cukup ekonomis.

Sejak 2018 dia mengembangkan usahanya ini, untuk kemasan masih menggunakan karton dan tahun 2020 tadi sudah menggunakan kemasan plastik yang tidak mudah sobek serta hancur bila kena air.

“Alhamdulillah kami diikutsertakan dalam kegiatan ini, sehingga produk-produk kami lebih dikenal dan juga banyak dapat pengetahuan mengenai bisnis halal dan toyib,”pungkasnya.

Editor : Edi Dharmawan

L

Pos terkait