Wartaniaga.com, Kandangan- Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan ( HSS) Syamsuri Arsyad mengaku bangga dengan terobosan yang dilakukan Kecamatan Simpur, kabupaten HSS.
Betapa tidak, kecamatan ini sekarang punya Aplikasi berbasis Online yang dapat menyimpan kebutuhan pengarsipan Laporan, pertanggung jawaban keuangan Dana Desa yang dapat diinput dan dilihat di mana saja.
Aplikasi ini dberinama Aksi Monalisa ( Aplikasi monitoring dan Evaluasi Dana desa) merupakan sebuah proyek aksi perubahan dari Camat Simpur , M.Taufiqurrahman .SSTP,M.S
Dilauching di Aula Kecamatan Simpur pada Senin (24/5) lalu.yang di saksikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa,Susilo Adianto .SSTP,M.SI.
Menurutnya aplikasi ini merupakan sebuah terobosan yang mempermudah dalam desa menyiapkan semua arsip realisasi Dana Desa,sehingga apabila Nanti diperlukan atau dilakukan Monitoring dan evaluasi dari berbagai pihak, baik itu dari Pemerintah Daerah ataupun BPK / KPK.
“Dengan aplikasi Aksi Monalisa ini,Desa dapat dengan Mudah menyajikan data terkait realisasi dan laporan pertanggung jawaban keuangan tanpa takut khawatir akan kehilangan dokument, karna dokumet tersimpan dengan baik di server milik Diskominfo HSS,” Camat Simpur, Taufik.
Lebih Lanjut Camat mengatakan Aksi Monalisa ini mendapat banyak dukungan dari banyak Pihak, Dari Bupati HSS Achmad Fikry, Wakil Bupati Syamsuri Arsyad serta jajaran Diskominfo HSS sehingga Aplikasi Ini dapat terealisasi dan kedepan aplikasi ini akan terus di kembangkan lagi.
Sementara Wakil Bupati Syamsuri Arsyad .SAP.MA menyambut baik aplikasi Aksi Monalisa dalam mewujudkan Tata Kelola realisasi Dana Desa yang selama ini dilakukan secara manual.
“Aksi Monalisa sangat efektif dan efisien dalam pencatatan dana desa di tingkat kecamatan, secara administrasi akan lebih tertib ” ujar wabup kepada media ini, Ahad (30/5).
Dirinya sangat mendukung langkah yang dilakukan Camat Simpur ini.
Ia berharap aplikasi dapat mempermudah pekerjaan di kecamatan ini.
” Harapan kita ini bisa direalisasikan dan menjadi penguat Pembangunan di kecamatan Simpur. Terlebih lagi dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain,” pungkasnya.
Reporter : Amutz
Editor : Aditya




















