Pemkab HSS dan Lanal Banjarmasin Ziarah ke Makam Hasan Basry, Teladani Semangat Nasionalisme

Wartaniaga.com,Bajarbaru-Jelang peringatan Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama Lanal Banjarmasin menggelar ziarah ke makam Pahlawan Nasional Brigjen Hasan Basry di Bundaran Liang Anggang, Landasan Ulin, Banjarbaru, Rabu (13/5/2026).

Ziarah dipimpin Wakil Bupati HSS Suriani dan didampingi Komandan Lanal Banjarmasin Letkol Laut Galih Nurna Putra. Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang diinisiasi Dinas Sosial HSS menjelang puncak peringatan pada 17 Mei 2026 di Lapangan Lambung Mangkurat, Kandangan.

Prosesi ziarah diawali dengan apel penghormatan kepada arwah pahlawan dan mengheningkan cipta. Doa bersama dipimpin Ketua MUI HSS Muhammad Zailani.

Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab HSS turut hadir dalam kegiatan itu, mulai dari asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah, kepala bagian, hingga camat se-Kabupaten HSS. Personel Lanal Banjarmasin dan keluarga Brigjen Hasan Basry juga mengikuti kegiatan tersebut.

Tabur bunga dilakukan di pusara Brigjen Hasan Basry oleh Wakil Bupati HSS, Danlanal Banjarmasin, unsur Forkopimda, dan keluarga almarhum. Pemkab HSS bersama Lanal Banjarmasin juga menyerahkan kenang-kenangan kepada keluarga pahlawan.

Suriani mengatakan perjuangan Hasan Basry harus menjadi teladan bagi generasi muda dalam menjaga semangat nasionalisme dan membangun daerah.

“Kita harus bersyukur dan berterima kasih kepada pahlawan kita, Hasan Basry, karena perjuangan beliau telah mewariskan semangat yang luar biasa. Semangat ini harus dilanjutkan oleh generasi muda untuk meneruskan pembangunan banua, khususnya bagi warga Kalimantan, apalagi HSS sebagai daerah asal beliau,” kata Suriani.

Sementara itu, Galih Nurna Putra menilai Hasan Basry memiliki peran penting dalam mempertahankan Kalimantan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Beliau adalah sosok pahlawan yang luar biasa dan membanggakan. Tanpa keberanian beliau memproklamirkan kemerdekaan pada saat itu, mungkin Kalimantan tidak masuk dalam NKRI. Ini membuktikan semangat nasionalisme yang sangat tinggi,” ujarnya.

Kegiatan ziarah tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat kebangsaan dan nasionalisme aparatur pemerintah maupun masyarakat dalam mengisi kemerdekaan melalui pembangunan daerah.

Reporter: Amutz
Editor: Hariyadi

Pos terkait