Meski pada akhirnya berdasarkan surat yang dikeluarkan pengurus pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) ajang tersebut dibatalkan ITF dikarenakan banyaknya negara yang mengundurkan diri diajang tersebut.
“Walaupun kejuaraan di Kazakhstan dibatalkan, karena Akmal masih sangat muda, tetap harus semangat menyongsong kejuaraan lain demi menjadi petenis profesional dan bisa mengikuti kejuaraan yang lebih tinggi lagi. Kedepannya kita juga akan mengikuti kejuaraan internasional yaitu ATF U14 yang akan dilaksanakan bulan Juni mendatang di Jakarta,” ucapnya didampingi sang istri Murniati.
Junaini juga mengungkapkan, berlaga dalam event olahraga internasional merupakan suatu kebanggaan bagi buah hatinya itu.” Bisa tampil pada ajang internasional merupakan hasil dari kerja keras, semangat juang dan tekun berlatih untuk bisa mengangkat nama daerah dan Indonesia,” katanya.
Diungkapkan Junaini, semua ini juga tidak terlepas dari dukungan dari berbagai pihak, pemerintah dan KONI HSU. “ Insya Allah Akmal juga akan mewakili HSU sebagai peserta termuda yang masih berusia 14 tahun dalam ajang Porprov yang akan datang, tentu ini perlu doa dari dan dukungan berbagai pihak, semoga ia bisa mengharumkan nama daerah dan Indonesia,” harapnya.
Ia juga berpesan kepada para atlet yang baru memulai, untuk tetap semangat, meluangkan waktu, pikiran dan materi, tidak lupa pula ia juga menyampaikan betapa pentingnya dorongan dan bimbingan orang tua serta latihan intens guna bisa menorehkan prestasi yang lebih baik.
Reporter : Darma Setiawan
Editor : Ahmad Yani



















