Asperindo Sayangkan Video Viral Memaki Kurir

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Jakarta – Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia ( Asperindo) menyayangkan sikap seorang ibu-ibu yang mencaci-maki seorang kurir seperti video yang viral belum lama ini.

Oragnisasi ini  menyatakan bahwa hal ini menjadi semacam paradoks dengan banyaknya gambaran tentang kemudahan, kemeriahan, kepraktisan mau pun keriangan dalam dunia belanja melalui online.

“ Tidak semestinya keluhan disampaikan dengan amarah berlebihan, apalagi mencaci maki petugas pengantar paket,” ujar Ketua Umum Asperindo, M. Feriadi melalui siaran persnya yang diterima Wartaniaga.com, Rabu (19/5) Malam.

Dikatakannya, COD sendiri bertujuan untuk mempermudah buyer yang tidak memiliki rekening bank maupun akses dompet digital, agar tetap dapat bertransaksi secara online karena pembayaran dilakukan secara langsung dan tunai setelah barang tiba. Penggunaannya merupakan kesepakatan antara seller dan buyer, sehingga jasa kurir hanya bertugas melakukan pengantaran serta menerima pembayaran dari buyer untuk kemudian uangnya diserahkan kepada seller melalui sistem.

BACA JUGA:  Erick Thohir Pilih Iggi Haruman Sebagai Sekjen MES

Jadi, sambung  Feriadi jika keluhan  disampaikan dengan makian menggunakan kata-kata yang tidak pantas, tidak dibenarkan. “ Penyampaian keluhan dengan amarah yang berlebihan apalagi dengan cacian serta makian, tentu menimbulkan masalah baru dan bukan mencapai solusi terbaik”, ucapnya menyayangkan.

Ia menambahkan dengan teknologi saat ini setiap proses dalam pengantaran paket dapat termonitor, termasuk ketika kurir berinteraksi dengan pelanggan, sehingga penanggungjawabnya jelas. Tujuannya dalam rangka terciptanya aktifitas jual-beli dalam ekosistem e-commerce yang setiap prosesnya dapat dipertanggungjawabkan bersama”, lanjut Feriadi.

Pos terkait