Wartaniaga.com, Batola- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) akhirnya mulai pembongkaran bangunan serta normalisasi sungai di kawasan Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Batola.
Guna mengatasi genangan air banjir yang melanda kawasan jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Alalak (Handil Bakti), perintah pembongkaran bangunan di atas sungai pun di keluarkan untuk aktivitas normalisasi sungai.
Hal ini juga diberlakukan di kawasan Semangat Dalam dimana kawasan ini sakah satu kawasan terparah terdampak nanjir di kecamatan Alalak, dengan jumlah penduduk sekitar 2800 jiwa.
Edaran pembongkaran bangunan pun sudah diterima oleh warga yang rumahnya berada di bantaran sungai, dengan pelaksanaan normalisasi sungai dari 3 hingga 10 Februari 2021 dengan tujuan pelaksanaan normalisasi sungai Semangat Dalam.
“Sudah sejak kemarin suratnya diterima, dan katanya ini sudah mulai dilaksanakan untuk pengerukan sungai, jadi bangunannya dibongkar,” kata Rahmi salah satu pemilik warung makan di kawasan Smangat Dalam, Jumat (4/2/2021).
Kebanyakan bangunan yang bakal dibongkar berupa kios atau tempat berdagang, kendati ada beberapa rumah yang menjadi tempat tinggal dan semuanya rata-rata terbuat dari bangunan kayu.
Sementara Azmi, salah satu pedagang di kawasan itu merasa aman karena bangunan toko miliknya tak berada di bantaran sungai dan yang menjadi keluhannya selaku pedagang, barang dagangan sulit distok sehingga yang dijual hanya yang masih tersedia.
“Akibat banjir kita sulit melengkapi dagangan, karena mobil angkutan kesulitan masuk ke kawasan kita, jadi yang kita jual apa yang masih tersedia,” katanya.
Sementara untuk normalisasi sungai, mulai dilaksanakan dari kawasan muara sungai Semangat Dalam yang bertemu dengan Sungai Gampa.
Sesuai edaran Pemkab Batola, pelaksanaan normalisasi akan dilakukan hingga Jalan Trans Kalimantan (Handil Bakti) sekaligus pembongkaran bangunan di bantaran sungai.
Penulis : Ahmad Yani




















