JMS JEDDAR Layanan Inovasi Seksi Intelejen Kejari Tala

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Pelaihari – Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Jaksa Edukasi Daring (JEDDAR) merupakan salah satu program layanan unggulan Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanah Laut berbasis virtual yang mengganti pertemuan tatap muka langsung on the spot dengan pertemuan secara daring atau  online.

Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Mahardika Prima Wijaya R, S.H menuturkan dengan adanya layanan inovasi JMS JEDDAR ini diharapkan Kejari Tanah Laut melalui bidang intelejen dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam hal penyuluhan dan penerangan hukum khususnya pada masa Pandemi Covid-19, sehingga turut mendukung program pemerintah dalam hal pencegahan penyebaran Covid-19. (25/2).

“Ada 4 sekolah yang kita adakan pertemuan secara bertahap melalui JMS JEDDAR, yakni 4 SMP 1, 2, 3 dan 8 ” jelasnya.

BACA JUGA:  Pemkab HSU Akan Lakukan Tes Swab Masif, 200 Orang Perhari

Mengenal Cyber Bullying dan Bahaya Narkoba Sejak Dini di Era Milenial menjadi tema Seksi Intelejen Kejari Tanah Laut dalam JMS JEDDAR tahun 2021 ini.

Mahardika beralasan kedua tema tersebut dipilih karena diera digital seperti saat ini sangat riskan terjadinya bullying dan penyalahgunaan narkoba, dimana segala informasi bisa di lihat dan di dapat melalui internet.

Cyber Bullying merupakan tindakan yang dilakukan secara sadar untuk merugikan atau menyakiti orang lain melalui komputer (jejaring sosial dunia maya, telepon seluler dan elektronik lainya).

“Praktek bullying bisa bermacam-macam, diantaranya melakukan missed berulang-ulang, mengirimkan SMS berisi ancaman, hinaan, pencurian identitas online dan lain sebagainya ” ucap Mahardika.

BACA JUGA:  Sektor UMKM Pelaihari Sempat Terpuruk

Sedangkan untuk narkoba sebagaimana diketahui bersama bahwa bahaya serta resiko dari bahan psikotropika tersebut sangatlah besar, selain bagi dirinya sendiri juga bagi orang lain, korbannya bukan hanya si pengguna, namun juga orang disekitarnya, bukan hanya bagi kesehatan tapi juga dampak hukum yang akan diterima.

“Setiap sekolah ada 50 orang peserta, alhamdulillah antusias dari mereka sangat besar, terbukti dengan di tambahnya waktu pertemuan dan banyaknya pertanyaan dari mereka ” jelasnya.

Dalam JMS JEDDAR kali ini Mahardika dibantu oleh 2 orang host lainnya, yakni Sellya Yustija Sari, S.H Jaksa Fungsional Pada Seksi Intelejen Kejari Tala dan Maulinda Mayang, Staf Seksi Intelejen Kejari Tala.

BACA JUGA:  LDII Tanah Laut, Sembelih 75 Hewan Kurban Untuk Masyarakat

 

Reporter : Tony Widodo

Pos terkait