Tim Pemenangan Paman BirinMu Sarankan Ikuti Aturan yang Belaku

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Tim Pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor- H Muhidin harapkan situasi pemilihan kepala daerah berjalan kondusif.

Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bapilu) Paman BirinMu DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel, DR (HC). H Supian HK,SH,MH, mengatakan proses gugatan yang sudah berjalan di Mahkamah konstitusi (MK) harus ditaati sesuai dengan mekanisme.

“Kami tetap menghargai apapun keputusan yang di keluarkan MK nanti,” ucapnya, Kamis (25/2).

Ia menjelaskan terkait polemik yang tejadi pada sidang pembuktian MK, dimana terdapat dugaan pemalsuan tandatangan dilakukan oleh kubu Denny Indrayana.

Lanjutnya, seperti yang disampaikan Abdul Muthalib, bahwa keterkaitan tanda tangan dirinya yang diberikan oleh kubu Denny Indrayana tentang penggelembungan surat suara hal tersebut tidak benar.

BACA JUGA:  Ibnu Targetkan Santunan Korban Kebakaran Mendapat Rp 5 Juta/KK

“Silahkan nanti KPU Kabupaten Banjar yang memproses jikalau itu ranahnya hukum, sebagai Tim Pemenangan Paman BirinMu kami serahkan kepada instansi yang berwenang,” bebernya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Pemenang Pemilu DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel, Puar Junaidi menjelaskan bahwa Pilkada merupakan sarana kedaulatan rakyat dan di dalam pilkada itu ada tahapan-tahapan yang dilaksanakan dan sekarang merupakan tahapan akhir yaitu itu merasa keberatan dan melakukan gugatan ke MK.

Pada sidang tanggal 22 kemarin merupakan sidang lanjutan dimana memintakan keterangan-keterangan dari para saksi pembuktian keterangan dan saksi.

“Ternyata bahwa di sini ada hal-hal yang di viral kan yang seakan-akan bahwa ini benar dilakukan, tetapi itu pun mendapatkan tanggapan dari Abdul Muthalib,” paparnya.

BACA JUGA:  7 Kabupaten Kota Ikuti Kejurda Ski Air dan Wakeboard 2020

Pihaknya berharap jangan sampail daerah Kalimantan Selatan yang telah kondusif, di pesta demokrasi melakukan hal-hal yang tidak mestinya atau perbuatan yang melawan hukum.

oleh sebab itu pihaknya mengharapkan dapat dilanjutkan oleh KPU dalam hukum, artinya KPU merasa keberatan khususnya terkait dengan Pak Abdul Muthalib dan melaporkan kepada polisi untuk dilakukan penyelidikan tentang kebenaran.

Lebih lanjut, dari yang disampaikan oleh keterangan saksi pada persidangan itu agar supaya bahwa proses Pilkada itu betul-betul telah berjalan dengan baik sesuai dengan harapan masyarakat jangan dibelai oleh hal-hal yang artinya menghalalkan.

Jangan sampai terjadi adanya saksi palsu,
Khususnya di Kalsel, pihaknya bmeminta KPU segera menindaklanjuti kepada aparat hukum, agar masyarakat tidak merasa dicederai dengan opini yang menyesatkan dan menyudutkan KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilu.

BACA JUGA:  DPRD Banjarmasin Setujui LKPJ ¬†APBD 2019 Kota Banjarmasin

 

Editor : Aditya

Pos terkait