
Ditambahkannya dengan mendatangi langsung lokasi banjir dan posko-posko pengungsian mereka bisa mengetahui bagaimana kondisi serta apa saja saat ini yang menjadi kebutuhan mendesak dan urgent.
” Bantuan dari pemerintah serta pihak-pihak lain memang mulai berdatangan, namun luasnya wilayah yang terdampak banjir serta keterbatasan petugas dilapangan tentu menjadi kendala tersendiri dalam pendistribusian bantuan, makanya kami coba datang langsung ke lokasi ” jelas Wanita kelahiran Pelaihari 12 Desember 1983 tersebut.
Di tahun 2021 berbagai Program Kerja telah mereka siapkan, kesemuanya mereka peruntukan bagi para wanita agar bisa mandiri, sehingga nantinya bisa membantu perekonomian keluarga.
‘ Program kami di tahun 2021 antara lain, Pendidikan politik bagi perempuan, penghijauan, dan yang paling penting adalah mengangkat keberadaan IKM di Tanah Laut, serta mengadakan pelatihan kerja mandiri untuk para pelaku UKM ” pungkasnya.
Penulis : Tony Widodo




















