Bergerak,Cegah Penyakit Stroke

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Amuntai – Angka penderita penyakit stroke saat ini masih tinggi, hal tersebut tentunya harus diwaspadai oleh semua orang. Terlebih lagi pada pandemi Covid-19, dimana aktifitas sehari-hari lebih banyak dilakukan dirumah seperti mengerjakan tugas kantor.

Hal tersebut membuat orang malas gerak (Mager), kebiasaan itu dapat berpotensi terhadap diri seseorang terkena serangan penyakit stroke.

Penyakit stroke merupakan penyakit yang disebabkan oleh rusaknya fungsi otak sehingga terhambatnya aliran darah yang membawa oksigen.

Menurut dr.Giri Wicaksono S,Sp.N, stroke sendiri dapat diklarifikasikan menjadi dua berdasarkan penyebabnya. Pertama stroke iskemik dimana penyebab stroke ini adalah penyumbatan aliran darah sehingga kelancaran aliran darah terganggu.

“Kedua stroke hemoragik yang disebabkan oleh pecahnya arteri dalam otak yang memicu pendarahan disekitar organ tersebut yang berakibat terputusnya aliran darah ke otak sehingga dapat merusak fungsi otak secara permanen,” jelasnya saat menjadi nara sumber acara dialog interaktif yang dilaksanakan oleh Kominfo Tv ,rabu malam (28/10).

BACA JUGA:  Bawaslu Kalsel Tinjau Pencoklitan di HSU

Giri menjelaskan berdasarkan hasil data WHO, stroke merupakan penyakit yang menempati urutan ke 2 dunia setelah penyakit jantung yang menyebabkan kematian.

“Indonesia stroke ini peringkat pertama penyebab kematian sesuai dengan data dari riset kesehatan dasar Kementerian kesehatan tahun 2018,”bebernya.

Lanjutnya, ketika menangani pasien stroke dirinya selalu memberikan motivasi dan semangat karena penyakit stroke tidak akan mematikan apabila pasien memiliki semangat yang kuat untuk sembuh dan jika sebaliknya maka kondisi pasien akan bertambah buruk.

Pos terkait